CEK FAKTA: Hoaks Biaya Tambahan dan Batas Penukaran Tabung Gas Biru ke Bright Gas

Rabu, 11 November 2020 17:13 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Hoaks Biaya Tambahan dan Batas Penukaran Tabung Gas Biru ke Bright Gas Penggunaan Gas Meningkat Saat WFH. ©2020 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Informasi batas penukaran tabun gas biru elpiji ke tabung pink (Bright Gas) dilakukan sampai akhir tahun beredar di masyarakat.

Disebutkan pula, kalau tidak ditukarkan tepat waktu, bakal membeli tabung gas pink dengan harga yang lebih mahal.

"Sekilas info : Tabung gas biru batas penukaran sp akhir tahun ini,kalau beli isi ulang gas minta tab pink (Bright Gas) hrg nya gas aja spt biasa tp kalau lwt akhir thn msh punya tab biru penukaran tab biru tdk diterima lagi berarti kt hrs beli gas 12 kg + hrg tab jd sekitar 500 rb. Mumpung msh ada kesempatan dr pemerintah tukarkan tab pink kita,jangan sampai ketinggalan blh info ke-teman2 anda."

Penelusuran

PT. Pertamina telah membantah mengeluarkan kebijakan biaya tambahan bagi masyarakat yang belum menukarkan tabung biru ke tabung pink sampai akhir tahun.

Bantahan ditemukan di Instagram story PT Pertamina yang sudah bercentang biru atau terverifikasi. PT Pertamina melabeli informasi tersebut dengan cap hoaks.

hoaks biaya tambahan dan batas penukaran tabung gas biru ke bright gas
©Instagram Pertamina

"Sobat, selalu cek kebenaran setiap informasi yang didapat dan harap terus waspada terhadap penipuan atau berita hoax yang mengatasnamakan Pertamina," bunyi penjelasan PT Pertamina.

Hal sedana juga dilakukan oleh Bright Gas Pertamina melalui Instagram story, @brightgas. Informasi yang sama ditandai dengan cap hoaks, dengan keterangan;

hoaks biaya tambahan dan batas penukaran tabung gas biru ke bright gas
Instagram @brightgas

"Ingat, jangan percaya informasi hoax ya, Moms! Yuk lebih cermat & berhati-hati dalam menyaring informasi."

Sementara itu, dilansir dari Liputan6.com berjudul "Pertamina Mulai Tukar Tabung Elpiji 12 Kg Jadi Bright Gas Secara Bertahap" pada 4 November 2020.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina Fajriyah Usman menyatakan, penukaran yang dilakukan sudah dimulai secara bertahap dan alamiah.

Ketika tabung gas Elpiji 12 kg di masyarakat sudah habis, maka saat ditukar, masyarakat akan mendapatkan tabung Bright Gas, disesuaikan dengan stok Bright Gas di lapangan.

"Dilakukan secara natural saja. Tidak ada kewajiban, namun memang di agen LPG sudah diperbanyak tabung pink," ujarnya kepada Liputan6.com, Rabu (4/11/2020).

Fajriyah bilang, pada dasarnya tabung Elpiji 12 kg berwarna biru dengan Bright Gas pink memiliki isi tabung yang sama. Harganya pun tetap sama.

"Yang diperlukan konsumen, kan, isinya (tabung gas), ya," katanya.

Senada dengan Fajriyah, Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR III Eko Kristiawan menjelaskan, penggantian yang dilakukan tidak berarti tabung Elpiji 12 kg berwarna biru jadi otomatis tidak berlaku.

"Bukan penarikan produk, namun penggantian tabung. Bukan berarti yang tabung biru langsung otomatis tidak berlaku lagi," katanya saat dihubungi Liputan6.com.

Eko juga menegaskan, penggantian tabung tersebut dilakukan Pertamina tanpa ada tambahan biaya. "Harga isi ulangnya tetap sama dengan Elpiji tabung biru," ujarnya.

Kesimpulan

Informasi adanya biaya tambahan dan batas penukaran tabung gas elpiji warna biru dengan Bright Gas pink sampai akhir tahun adalah hoaks.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina Fajriyah Usman menyatakan, penukaran yang dilakukan sudah dimulai secara bertahap dan tidak dikenakan biaya tambahan.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini