CEK FAKTA: Hoaks Bank Indonesia Tak Bisa Edarkan Uang Karena Dilockdown BIS

Senin, 25 Januari 2021 14:27 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Hoaks Bank Indonesia Tak Bisa Edarkan Uang Karena Dilockdown BIS Gedung Bank Indonesia. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Beredar informasi Bank Indonesia dibekukan oleh BIS (The Bank for Internasional Settlements). Informasi itu menyebutkan bahwa imbas 'lockdown; itu, BI tidak bisa melakukan transaksi Keuangan Internasional sejak 10 Oktober 2020.

hoaks bi dilockdown bank for internasional settlements
Kominfo

"Pada jam 00.00 WIB 10 Oktober 2020, BIS (The Bank for Internasional Settlement) yang berpusat di Basel, Switzerland telah melakukan "Lock Down" kepada BI (Bank Indonesia) yang mengakibatkan BI tidak bisa lagi melakukan transaksi Keuangan Internasional. Uang yang telah dicetak oleh BI sebesar 680T yang siap diedarkan tidak mendapat izin edar dari BIS."

Penelusuran

Menurut penelusuran merdeka.com, informasi itu adalah hoaks. Dalam artikel republika.co.id berjudul "Cek Fakta: Benarkah Bank Indonesia Sempat Di-lockdown?" pada 23 Januari 2021, dijelaskan bahwa BI tidak memerlukan izin BIS.

Menanggapi pernyataan yang beredar itu, Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono menegaskan jika informasi tersebut adalah berita tidak benar. "Jelas hoax itu," ujar Erwin kepada Republika di Jakarta, Kamis (21/1).

Dia menambahkan, kabar itu sangat tidak masuk akal. Utamanya, yang menyebut jika BI harus mendapat izin dari BIS untuk melakukan pencetakan dan peredaran uang. "BI tidak harus dan tidak perlu mendapat izin dari BIS," jelas Erwin.

Dia menegaskan, BIS nyatanya juga tidak lebih tinggi, dan bukan atasan dari IMF ataupun World Bank. Tak hanya itu, menurut Erwin, BIS sejauh ini dalam koridornya juga tidak pernah masuk dan mengintervensi urusan politik dalam negeri setiap anggotanya.

Ketika ditanya pencetakan dan pengedaran uang di Indonesia, Erwin menegaskan BI dalam kondisi baik-baik saja. Sebagai informasi, Sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, BI diberikan tugas dan kewenangan Pengelolaan Uang Rupiah mulai dari tahapan Perencanaan, Pencetakan, Pengeluaran, Pengedaran, Pencabutan dan Penarikan, sampai dengan Pemusnahan.

Kesimpulan

Informasi Bank Indonesia dilockdown Bank for Internasional Settlements sehingga tidak bisa mencetak uang Rp680T adalah hoaks. Pencetakan maupun peredaran uang yang dilakukan Bank Indonesia tidak ada sangkut pautnya dengan Bank for Internasional Settlements.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini