CEK FAKTA: Disinformasi Pasal 40 Tentang Minyak dan Gas Bumi Dalam UU Ciptaker

Jumat, 13 November 2020 16:00 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Disinformasi Pasal 40 Tentang Minyak dan Gas Bumi Dalam UU Ciptaker Unjuk Rasa Menentang UU Ciptaker di Medan. ©2020 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Beredar isi dari salah satu pasal dalam UU Cipta Kerja atau Ciptaker di media sosial Facebook. Pasal yang tercantum merupakan pasal 40 poin 3 Undang-Undang (UU) Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang berbunyi "Minyak dan Gas Bumi adalah Minyak Bumi dan Gas Bumi".

penjelasan isi pasal 40 tentang minyak dan gas bumi dalam uu ciptaker
Facebook

Banyak warganet yang mengira Undang-Undang tersebut dibuat secara asal atau tidak betul, karena pengulangan kalimat "Minyak dan Gas Bumi adalah Minyak Bumi dan Gas Bumi".

"Nangis bacanya juga," tulissalah satu akun Facebook.

"Ngasallll," komentar salah satu akun Facebook.

Penelusuran

Penjelasan terkait isi dari pasal 40 poin 3 Undang-Undang (UU) Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang berbunyi "Minyak dan Gas Bumi adalah Minyak Bumi dan Gas Bumi", dijelaskan dalam artikel merdeka.com berjudul "Ketua Baleg Tanggapi Sorotan Warganet Soal Definisi Migas di UU Cipta Kerja" pada 4 November 2020.

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Supratman Andi Agtas angkat suara atas viralnya sorotan warganet mengenai definisi minyak dan gas bumi dalam Pasal 40 Undang-Undang (UU) Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Menurutnya, definisi yang ramai menuai polemik itu sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Sehingga dia memastikan DPR RI tidak mengubah bunyi ayat tersebut.

"Terkait definisi minyak dan gas bumi yang ramai itu, sama sekali tidak berubah. Memang bunyi di UU existing begitu," tegas dia saat dihubungi Merdeka.com, Rabu (4/11).

Andi menilai, tidak ada yang salah dari redaksional definisi minyak dan gas bumi tersebut. Sebab, redaksional kata itu merupakan sebuah singkatan. "Itu maksudnya singkatan dari minyak gas dan minyak bumi. Ini kan yang ramai di maksud. Jadi clear ya," singkat dia.

Kendati demikian, definisi tersebut sebenarnya tidak mengalami perubahan dari UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Oleh karenanya, beberapa netizen coba memaklumi pencantuman definisi minyak dan gas bumi tersebut di dalam UU Cipta Kerja.

Seperti diungkapkan akun @AriefMD07, yang coba menekankan bahwa minyak bumi dan gas bumi memang memiliki tafsiran berbeda. Dia pun turut mencantumkan definisi terkait keduanya yang tertera pada halaman 222 dan 223 UU Cipta Kerja.

"Nih aku tampilin utuh pasalnya. Itu memang bahasa hukum/kontrak. Jadi pasal 1 poin 3 itu menjelaskan bahwa frase "minyak dan gas bumi" bermakna minyak bumi dan gas bumi. Di mana minyak bumi punya definisi tersendiri, dan gas bumi pun juga begitu," tuturnya.

Kesimpulan

Penjelasan dari pasal 40 poin 3 Undang-Undang (UU) Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang berbunyi "Minyak dan Gas Bumi adalah Minyak Bumi dan Gas Bumi" memang tidak ada yang berubah. Isi dari pasal tersebut tidak mengalami perubahan dari UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini