CEK FAKTA: Disinformasi Minum Minuman Energi Berlebihan Sebabkan Lubang di Kepala

Kamis, 17 September 2020 17:54 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Disinformasi Minum Minuman Energi Berlebihan Sebabkan Lubang di Kepala Ilustrasi minuman berenergi. Shutterstock/heromen30

Merdeka.com - Beredar di media sosial gambar seorang pria dengan kepala berlubang yang diklaim disebabkan karena mengkonsumsi minuman energi secara berlebihan.

Dalam foto yang diunggah akun Instagram @wow.dunia diberi keterangan, "Pria bernama Austin ini mempunyai lubang besar pada tengkorak kepalanya yang di sebabkan karena mengkonsumsi minuman energi yang berlebihan."

Sementara itu ungguhan tersebut bernarasi, jika pria tersebut mengalami sebuah musibah dan dokter menemukan ia mengalami pendarahan otak.

Dokter mengatakan bahwa hal itu dipicu oleh konsumsi minuman energi yang berlebihan. Ia harus menjalani beberapa operasi di kepalanya. Akibatnya ia harus mendapatkan lubang yang tidak dapat diperbaiki di bagian tengah tengkorak kepalanya.

disinformasi minum minuman energi berlebihan sebabkan lubang di kepala

Penelusuran

Tim Cek Fakta menelusuri klaim konsumsi minuman energi secara berlebihan menyebabkan lubang di kepala. Dilansir Kompas.com dalam artikel berjudul "[KLARIFIKASI] Foto Kepala Berlubang Diklaim karena Konsumsi Minuman Energi Berlebihan" perdarahan yang disebabkan oleh minuman energi masuk akal, tetapi tidak mungkin, dan jika ada hubungan antara keduanya, akan sulit dipahami.

Kemungkinan besar kondisi itu disebabkan efek kafein pada tekanan darah. Kafein, yang menyempitkan pembuluh darah, meningkatkan tekanan darah seseorang sehingga dapat meningkatkan risiko pendarahan di otak.

Dalam makalah Hemorrhagic Stroke after Consumption of an Energy Drink yang terbit 2016, diceritakan seorang pasien berusia 57 tahun mengonsumsi minuman energi dan mengalami pendarahan otak. Namun, tidak jelas komponen minuman apa yang mengakibatkan pendarahan pada pasien tersebut.

Kandungan kafein yang tinggi kemungkinan besar berkontribusi, mengingat hubungannya dengan stroke hemoragik. Dari cerita yang dibagikan Brianna, dokter menyimpulkan terjadi pendarahan otak karena Austin terbiasa minum minuman berenergi. Namun, tidak disebutkan ada obat lain yang berpengaruh.

"Tanpa mengetahui informasi tambahan dari dokter pada kisah itu, tidak mungkin mengatakan apakah kesimpulan ini spekulatif atau tidak," tulis Snopes pada 13 Oktober 2017.

Terlepas dari penyebab spesifik pendarahan otak, pengangkatan sebagian tengkorak yang disebut decompressive hemicraniectomy terkadang diindikasikan sebagai pengobatan untuk beberapa jenis pendarahan otak.

Karena itu, mungkin saja operasi semacam itu akan dilakukan pada seseorang dengan pendarahan berlebihan di otak.

"Namun, karena kurangnya informasi tambahan, kami tidak dapat mengetahui apakah dokter benar-benar mendiagnosis pendarahan otak pada Austin, jika mereka mengubungkan pendarahan tersebut dengan minuman energi, dan apakah mereka benar saat melakukannya," tulis Snopes.

Bila peristiwa tersebut benar-benar terjadi, maka berdasarkan literatur ilmiah, hal itu sangat jarang terjadi.

Kesimpulan

Konsumsi minuman energi secara berlebihan menyebabkan lubang di kepala adalah keliru. Karena tidak ada pernyataan resmi secara ilmiah dan medis apakah kejadian tersebut terjadi disebabkan meminum minuman energi secara berlebihan atau tidak.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Cek Fakta
  3. Ragam Konten
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini