CEK FAKTA: Benarkah Daun Sungkai Ampuh Mengobati Pasien Positif Covid-19?

Selasa, 2 Juni 2020 11:46 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Benarkah Daun Sungkai Ampuh Mengobati Pasien Positif Covid-19? Benarkah Daun Sungkai Ampuh Mengobati Pasien Positif Covid-19?. ©2020 Liputan6.com

Merdeka.com - Beredar informasi di media sosial terkait daun sungkai ambuh sebagai obat untuk menyembuhkan pasien positif virus corona Covid-19.

Informasi ini disebarkan oleh akun Facebook Depot Kusen Firman Prabumulih mengunggah gambar daun sungkai disertai dengan narasi bahwa daun tersebut terbukti ampun menyembuhkan pasien positif Covid-19 pada 27 Mei 2020.

Berikut narasinya:

Kabar gembira Lor. Sudh di temukan obat covid 19. Yaitu daun sungkai.obat ini di temukan oleh dokter berasal dari jambi. Para medis asal jambi tlah menyembuhkn 5 pasien yg positif CORONA.dan sekrng daun sungkai akan di olah menjadih obat altenatif. Semoga pemerintah Tau kabar ini semua supaya kmi bisa bekerja dan mencari Nafkah kembali.

benarkah daun sungkai ampuh mengobati pasien positif covid 19

©2020 Liputan6.com

Penelusuran

Cek Fakta Merdeka.com menelusuri klaim tentang daun sungkai ampuh mengobati pasien positif Covid-19. Dikutip dari Antara dalam artikel berjudul "Daun Sungkai ampuh obati COVID-19?" yang dimuat pada 26 April 2020.

Jambi (ANTARA) - Gubernur Jambi Fachrori Umar pada Minggu (26/4) menginstruksikan Dinas Kehutanan Provinsi Jambi untuk meneliti khasiat daun Sungkai untuk mengobati Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Fachrori juga minta dalam penelitian tersebut, Dinas Kehutanan berkoordinasi dengan BPOM, Labkesda dan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi guna mendapatkan hasil yang lebih komprehensif.

Fachrori berharap hasil penelitian khasiat daun Sungkai bisa diketahui dalam waktu yang tidak begitu lama, agar kandungan yang terdapat di dalamnya bisa mengobati pasien yang terjangkit yang selanjutnya bisa bermanfaat membantu mengatasi pandemi ini.

Perintah Gubernur Jambi kepada Dinas Kehutanan ini bermula dari pernyataan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Letjen TNI Monardo, dalam rapat perkembangan penanganan COVID-19 dengan para gubernur se-Indonesia melalui konferensi video pada Rabu (22/4).

Dalam rapat itu Doni Monardo mengaku mendapatkan informasi bahwa daun Sungkai memiliki khasiat yang bisa membunuh virus corona. Karena itu ia meminta kepada Gubernur Jambi untuk mengadakan penelitian terkait hal tersebut.

"Tanaman ini menurut informasi banyak tumbuh di Provinsi Jambi. Apa hasilnya, tolong sampaikan ke kami secepatnya. Terimakasih Pak Gubernur," kata Doni Monardo saat itu.

Dikutip dari mhomecare.co.id, daun Sungkai (Peronema canescens) sudah banyak digunakan sebagai obat demam pada anak-anak, juga obat sakit kepala, sakit gigi, asma, bahkan penyakit kulit seperti panu.

Melihat kebiasaan masyarakat pribumi Kalimantan yang sering menggunakan daun Sungkai sebagai obat, akhirnya para ilmuwan melakukan penelitian dan menemukan bahwa daun muda Sungkai memiliki kandungan atau potensi (antipiretik) obat yang sangat berkhasiat untuk menurunkan suhu tubuh dan sakit kepala.

Sementara itu dikutip dari Liputan6.com, Dokter Spesialis Paru Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, dr Erlinda Burhan mengatakan bahwa daun sungkai belum terbukti secara klinis dapat menyembuhkan pasien positif COVID-19.

"Iya, harus ada uji klinisnya," ungkap Erlinda kepada Liputan6.com, Sabtu (30/5/2020).

Kesimpulan

Klaim daun sungkai sebagai obat untuk menyembuhkan pasien positif virus corona Covid-19 belum terbukti secara klinis dapat menyembuhkan pasien positif virus corona.

Hingga kini, belum ada laporan pasien sembuh dari Covid-19 karena daun sungkai. Bahkan, riset yang dilakukan Pemprov Jambi terhadap khasiat daun sungkai belum dipublikasi.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa di pertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini