Media Italia Sebut Jay Idzes Menarik Perhatian AC Milan
Jay Idzes, yang merupakan bek dan kapten Timnas Indonesia, kini menjadi incaran AC Milan menurut media lokal Sassuolo.
Jay Idzes, yang merupakan bek sekaligus kapten Timnas Indonesia, kini tengah menjadi sorotan AC Milan. Pemain berusia 25 tahun ini dilaporkan masuk dalam daftar incaran Rossoneri untuk jendela transfer musim dingin yang akan datang pada Januari 2026. Informasi mengenai ketertarikan Milan terhadap Idzes disampaikan oleh jurnalis Sky Sport, Luca Cilli, melalui akun X miliknya pada Rabu, 3 Desember 2025. Selain itu, media lokal, Sassuolo News, juga turut memberitakan rumor ini.
"AC Milan sedang mencari bek tengah baru untuk ditawarkan kepada manajer Massimiliano Allegri, dan di antara nama-nama yang dipantau ketat adalah Jay Idzes, yang saat ini bermain untuk Sassuolo," tulis Sassuolo News dalam edisi Rabu malam. Meskipun saat ini belum ada kontak langsung antara kedua klub, profil Idzes telah berhasil menarik perhatian Rossoneri. Jay Idzes diharapkan dapat bersaing dengan sejumlah pemain lain seperti Mario Gila dari Lazio, Joe Gomez dari Liverpool, Alessandro Circati dari Parma, Tiago Gabriel dari Lecce, dan Diogo Leite dari Union Berlin.
Kabar ketertarikan klub-klub besar Eropa terhadap Jay Idzes menunjukkan bahwa namanya semakin meroket di dunia sepak bola. Musim lalu, performanya yang mengesankan membuat klub-klub seperti Bologna, Juventus, hingga Inter Milan juga dikaitkan dengan keinginannya untuk mendapatkan pemain ini. Hal ini semakin menegaskan bahwa Idzes adalah salah satu bek yang patut diperhitungkan di pentas Eropa.
Konsisten
Jay Idzes resmi bergabung dengan tim promosi Sassuolo untuk musim 2025/2026, dengan kontrak yang berlaku hingga tahun 2028. Ia dengan cepat menjadi pemain kunci di Sassuolo dan mendapatkan kepercayaan penuh dari pelatih Fabio Grosso. Meskipun ia tidak tampil pada laga perdana musim ini melawan juara bertahan Napoli, posisi bek tengah di tim Neroverdi segera menjadi miliknya. Jay Idzes membentuk pasangan yang kokoh dan solid bersama Tarik Muharemovic.
Idzes menunjukkan performa yang mengesankan dengan tidak pernah absen dalam 12 pertandingan berturut-turut, selalu tampil sebagai starter dan menjadi pemain yang tak tergantikan. Secara total, ia telah mengumpulkan 1.080 menit bermain di lapangan untuk Sassuolo hingga pekan ke-13 Serie A 2025/2026. Selain itu, kesempatan yang jarang terjadi bagi seorang pemain baru, Jay Idzes juga diundang untuk mendampingi Fabio Grosso dalam sesi konferensi pers resmi tim setelah pertandingan melawan AS Roma dan Pisa.
Ketenangan
Rating Jay Idzes saat ini berada di angka 6,78 menurut Fotmob, meskipun timnya sudah kebobolan 14 gol. Salah satu keunggulannya yang paling menonjol adalah kemampuannya dalam membaca permainan lawan dengan tenang. Dengan tinggi badan mencapai 1,90 meter, Jay Idzes seolah menjadi menara kembar bersama Muharemovic di depan kiper Arijanet Muric. Ia dikenal sebagai pemain yang sabar dalam menjaga pertahanan tim, terbukti ia belum pernah menerima kartu kuning atau merah selama bermain di Sassuolo hingga saat ini.
Pencapaian terbaik Jay bersama Sassuolo musim ini terjadi ketika ia bertanding di markas Atalanta pada pekan ke-11. Dalam pertandingan tersebut, ia berhasil menghalau sepakan keras dari Ademola Lookman yang mengarah ke gawang Sassuolo. Bola meluncur cepat dan tepat mengenai kepala Jay Idzes yang berdiri di depan gawang. Berkat aksinya, gawang Sassuolo terhindar dari kebobolan, meskipun Jay sempat terjatuh karena dampak dari hantaman bola keras Lookman. Dalam pertandingan itu, Jay meraih rating 7,3 dan mencatat clean sheet, di mana timnya berhasil menang 3-0 atas tuan rumah Atalanta.
Kiprah bersama Sassuolo
Sassuolo saat ini berada di posisi ke-10 klasemen dengan total 17 poin dari 13 pertandingan yang telah dijalani. Sebagai tim promosi, mereka memulai musim Serie A 2025 dengan hasil yang kurang memuaskan. Pada dua pertandingan pertama di bulan Agustus, Sassuolo mengalami kekalahan dari Napoli dengan skor 0-2 dan dari Cremonese dengan skor 2-3. Namun, memasuki bulan September, tim ini mulai menunjukkan kebangkitan dengan meraih kemenangan 1-0 atas Lazio, meskipun mereka kalah tipis 1-2 dari Inter Milan dan berhasil mengalahkan Udinese dengan skor 3-1.
Bulan Oktober menjadi bulan yang lebih menguntungkan bagi Sassuolo, di mana mereka berhasil meraih kemenangan melawan Hellas Verona, bermain imbang melawan Lecce, serta hanya kalah tipis dari AS Roma. Mereka menutup bulan tersebut dengan kemenangan atas Cagliari. Sayangnya, performa Sassuolo menurun drastis pada bulan November 2025. Penampilan tim asuhan Fabio Grosso terlihat kurang mengesankan, terutama dalam hal pertahanan. Meskipun sempat meraih kemenangan besar 3-0 di markas Atalanta, mereka kemudian mengalami hasil buruk di dua laga terakhir bulan itu.
Lini belakang Sassuolo, yang biasanya diisi oleh pemain seperti kiper Arijanet Muric, Jay Idzes, Tarik Muharemovic, Josh Doig, dan Sebastian Walukiewicz, tampaknya mengalami masalah. Gawang mereka menjadi mudah kebobolan, menunjukkan adanya kelemahan yang mencolok selama bulan November. Tim ini kemasukan enam gol dari empat pertandingan yang mereka jalani di bulan tersebut, yang menunjukkan bahwa ada pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki oleh pelatih dan pemain.