Kylian Mbappe Dikritik, Dianggap Egois seperti Cristiano Ronaldo
Jorge Sampaoli, mantan pelatih Olympique de Marseille, mengungkapkan pandangannya mengenai kehadiran Kylian Mbappe di Real Madrid.
Meskipun Kylian Mbappe menunjukkan performa yang mengesankan sejak bergabung dengan Real Madrid, ia masih menjadi topik perdebatan di kalangan pengamat sepak bola. Baru-baru ini, mantan pelatih Olympique de Marseille, Jorge Sampaoli, mengungkapkan pendapatnya bahwa Mbappe memiliki kecenderungan untuk bermain secara individualis. Ia bahkan membandingkan Mbappe dengan Cristiano Ronaldo dan mengklaim bahwa pemain asal Prancis tersebut belum sepenuhnya bisa berkolaborasi dengan Vinicius Junior di lini serang Madrid.
Mbappe resmi bergabung dengan Los Blancos pada musim panas lalu dengan status bebas transfer dari Paris Saint-Germain dan telah berhasil mencetak 36 gol dalam musim pertamanya. Meskipun demikian, penampilannya tetap tidak terlepas dari kritik, terutama mengenai peran barunya sebagai penyerang tengah. Banyak yang mempertanyakan apakah ia dapat beradaptasi dengan baik dalam posisi tersebut dan membangun kerja sama yang lebih baik dengan rekan-rekannya di lapangan.
Mbappe tidak bermain untuk tim
Dalam wawancaranya dengan Diario Sport, Sampaoli menyatakan bahwa Kylian Mbappe lebih menyerupai Ronaldo dibandingkan Lionel Messi. Hal ini disebabkan oleh kecenderungan Mbappe yang selalu fokus pada pencapaian gol, bukan pada permainan tim secara keseluruhan.
"Mbappe lebih banyak kesulitan," ungkap pelatih asal Argentina tersebut.
Ia melanjutkan, "Saya membandingkannya dengan Cristiano---seorang pemain yang selalu memikirkan dirinya sendiri dan tentang mencetak gol. Di Paris, ia sangat menentukan saat bermain di sisi kiri, sebagai winger sekaligus penyerang bernomor 9," tambah Sampaoli.
Mbappe merasa tidak nyaman di Madrid
Sampaoli juga memberikan pandangannya mengenai penampilan Mbappe yang terlihat kurang nyaman setelah bergabung dengan Madrid. Ia menyatakan, "Vinicius sudah ada di Madrid. Dan dia (Mbappe) tampak sangat tidak nyaman, sangat tertahan."
Menurut Sampaoli, Mbappe kesulitan untuk menyerang dari posisi yang ada saat ini. Meskipun dia telah berhasil mencetak beberapa gol penting, Sampaoli merasa bahwa performanya tidak sebanding dengan yang ia tunjukkan saat bermain di Prancis atau selama Piala Dunia Qatar.
"Dia bukan pemain yang saya lihat di Prancis atau di Piala Dunia Qatar," tambahnya.
Perubahan peran Mbappe dalam tim
Sebelumnya, Kylian Mbappe lebih sering berperan sebagai penyerang sayap, baik saat membela PSG maupun Timnas Prancis. Namun, setelah bergabung dengan Real Madrid, ia sering dimainkan sebagai penyerang tengah atau nomor 9. Banyak orang berpendapat bahwa menjadi target man dan tetap mampu mencetak gol adalah hal yang wajar bagi Mbappe. Namun, bagi Jorge Sampaoli, perubahan peran tersebut membuat penampilan Mbappe tidak sebaik yang diharapkan. Dia merasa gaya bermain Mbappe tidak mencerminkan kemampuan terbaiknya.
Selain itu, Sampaoli juga mengomentari tentang pemain muda Barcelona, Lamine Yamal. Menurutnya, Yamal memiliki kecerdasan bermain dan kemampuan membaca permainan yang mirip dengan Lionel Messi. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun Yamal masih muda, potensinya untuk menjadi pemain hebat sangat besar. Dengan kemampuan tersebut, Yamal bisa menjadi bintang di masa depan, mirip dengan apa yang telah dicapai oleh Messi.
Sumber: SI