Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Profil

Bibit Waluyo

Profil Bibit Waluyo | Merdeka.com

Bibit Waluyo yang memiliki pangkat Letnan Jenderal Purnawirawan ini lahir di Klaten, Jawa Tengah, pada tanggal 5 Agustus 1949. Sosok yang sebelumnya dikenal sebagai tokoh senior TNI karena pernah menduduki jabatan sebagai Pangkostrad dan Pangdam Jaya ini sekarang menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah periode 2008-2013.

Bibit juga dikenal karena ucapannya yang cukup tajam. Baru-baru ini Bibit mengkritik tajam mobil Esemka yang notabene adalah hasil karya murid SMK di Solo. Berbeda dengan Joko Widodo alias Jokowi, walikota Solo, yang benar-benar merasa bangga akan adanya Esemka. Bahkan Pemkot Surakarta memutuskan mobil ini sebagai mobil dinas.

Namun keputusan itu dikecam oleh Bibit. Menurut Bibit, apa yang dilakukan Pemkot Surakarta adalah hal yang sembrono. Pasalnya, kendaraan ini belum diuji kelayakannya. Karena kritikan pedas inilah, akhirnya Bibit rencananya akan dihadiahi satu buah mobil Esemka. 

 

Oleh : Noviana Indah

 

Profil

  • Nama Lengkap

    Letjen TNI (Purn), H Bibit Waluyo

  • Alias

    No Alias

  • Agama

    Islam

  • Tempat Lahir

    Klaten

  • Tanggal Lahir

    1949-08-05

  • Zodiak

    Leo

  • Warga Negara

    Indonesia

  • Istri

    Hj Sri Suharti

  • Biografi

    Bibit Waluyo yang memiliki pangkat Letnan Jenderal Purnawirawan ini lahir di Klaten, Jawa Tengah, pada tanggal 5 Agustus 1949. Sosok yang sebelumnya dikenal sebagai tokoh senior TNI karena pernah menduduki jabatan sebagai Pangkostrad dan Pangdam Jaya ini sekarang menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah periode 2008-2013.

    Bibit juga dikenal karena ucapannya yang cukup tajam. Baru-baru ini Bibit mengkritik tajam mobil Esemka yang notabene adalah hasil karya murid SMK di Solo. Berbeda dengan Joko Widodo alias Jokowi, walikota Solo, yang benar-benar merasa bangga akan adanya Esemka. Bahkan Pemkot Surakarta memutuskan mobil ini sebagai mobil dinas.

    Namun keputusan itu dikecam oleh Bibit. Menurut Bibit, apa yang dilakukan Pemkot Surakarta adalah hal yang sembrono. Pasalnya, kendaraan ini belum diuji kelayakannya. Karena kritikan pedas inilah, akhirnya Bibit rencananya akan dihadiahi satu buah mobil Esemka. 

     

    Oleh : Noviana Indah

     

  • Pendidikan

    • Bibit Waluyo mengawali pendidikannya dari sekolah dasar di SD Negeri Jimus Klaten (lulus tahun 1962), dilanjutkan di SMP Negeri II Demak (lulus tahun 1965), dan ia mengenyam pendidikan sekolah menengah atasnya di SMA Negeri Demak (lulus tahun 1968).
    • Bibit yang sejak kecil bercita - cita menjadi tentara pun melanjutkan pendidikan di AKABRI Darat Magelang dan lulus di tahun 1972.

  • Karir

    • Karier Bibit di bidang militer secara berjenjang diawali sebagai Dantonpur Kodam II / Bukit Barisan (1973) dengan pangkat Letnan Dua.
    • Sejak saat itu kariernya terus menanjak serta diberi kepercayaan untuk menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri Brigif 407 Slawi (1986 - 1988) yang berhasil dengan sukses melakukan tugas operasi di Timor Timur. Kemudian ia menjadi Komandan Korem 043 / Garuda Hitam Lampung (1996), Kepala Staf Kodam IV / Diponegoro (1997), Panglima Kodam IV / Diponegoro (1999), Komandan Seskoad (2000), Panglima Kodam Jaya (2001), dan terakhir menjabat sebagai Panglima Kostrad (2002) dengan pangkat Letnan Jenderal TNI AD.
    • Karier Bibit pun mencapai puncaknya saat ia menjadi Gubernur Jawa Tengah periode 2008 - 2013 setelah menjalani pelantikan tanggal 23 Agustus 2008. Ia terpilih melalui Pilkada langsung dengan perolehan suara 43,44%.

  • Penghargaan

    • Selama menjalani kariernya di bidang militer, Bibit telah meraih banyak penghargaan tanda jasa. Di antaranya adalah S.L. Seroja Tim-Tim, S.L. Kesetiaan VIII, S.L. Kesetiaan XVI, S.L. Kesetiaan XXIV, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, Bintang Dwija Sista, dan Bintang Dharma.
    • Sementara saat ia menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah periode 2008 - 2013, ia meraih penghargaan tertinggi yaitu Bintang Maha Putra Utama dari Presiden RI yang diserahkan di Istana Negara pada tanggal 12 Agustus 2011.

Geser ke atas Berita Selanjutnya