Tanpa Suami, Istri Herman Seventeen Rasakan Suasana Berbeda pada Ramadan Tahun Ini

Rabu, 8 Mei 2019 11:00 Reporter : Dian Rosadi
Tanpa Suami, Istri Herman Seventeen Rasakan Suasana Berbeda pada Ramadan Tahun Ini Juliana Moechtar. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Hampir lima bulan sudah musibah gelombang tsunami terjadi di wilayah pesisir Banten dan Lampung. Peristiwa itu masih menyisakan kesedihan mendalam bagi istri mendiang Herman Sikumbang atau Herman Seventeen, Juliana Moechtar. Seperti diketahui, Herman menjadi salah satu personel Seventeen yang menjadi korban dalam musibah tersebut.

Di bulan Ramadan ini, terasa berbeda bagi Juliana Moechtar sejak kepergian sang suami. Menurutnya, saat mendiang suami masih ada banyak momen yang biasanya mereka lakukan selama Ramadan.

"Setiap bulan Ramadan sebelumnya itu selalu dibantu untuk (menyiapkan) makanan berbuka. Ya, lebih agak membagi. Kalau Saya memasak almarhum beli kolak, gorengan dia yang keluar. Kalau sekarang ya harus nyediain sendiri," ujar Juliana Moechtar seperti dikutip tayangan Insert, Rabu (8/5).

Menurut Juliana, sang suami pun memiliki makanan favorit yang biasa dia masak saat berbuka puasa. Salah satunya yakni menu ikan.

"Rica-rica suka, ikan goreng pake gado gado. Sebenernya engga terlalu ribet apa yang aku masak dia suka," ungkap Juliana Moechtar.

Seperti diketahui sejumlah personel band Seventeen turut menjadi korban dalam musibah gelombang tsunami di wilayah pesisir Banten dan Lampung, Sabtu, 22 Desember 2018 lalu. Selain Herman Seventeen, Bani dan Andi merupakan bassist dan drummer grup band Seventeen juga menjadi korban. Selain itu Road Manager Seventeen, Oki Wijaya, dan istri Ifan sang vokalis, Dylan Sahara juga menjadi korban. [end]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini