Tak Cuma Jadi Pengamen, Via Vallen Ternyata Sempat Jadi Tukang Koran dan Ojek Payung

Sabtu, 23 Mei 2020 06:55 Reporter : Dian Rosadi
Tak Cuma Jadi Pengamen, Via Vallen Ternyata Sempat Jadi Tukang Koran dan Ojek Payung Via Vallen. Instagram: @viavallen

Merdeka.com - Nama Via Vallen sudah tidak asing lagi dunia musik tanah air. Pelantun lagu 'Sayang' ini menjadi salah satu penyanyi dangdut papan atas Indonesia. Namanya disebut-sebut menjadi salah satu penyanyi dangdut dengan honor termahal untuk sekali manggung.

Namun di balik kesuksesannya seperti sekarang tersimpan cerita perjuangan Via Vallen hingga dia bisa seperti sekarang. Selain sempat menjadi pengamen, Via Vallen ternyata sempat melakoni pekerjaan sebagai tukang koran dan ojek payung.

Hal itu diungkapkan Via Vallen di channel youtube Atta Halilintar. Berikut cerita lengkapnya.

1 dari 7 halaman

Menjadi Ngamen

rev1

Sebelum menjadi penyanyi terkenal, Via Vallen ternyata sempat menjadi seorang pengamen. Via mengaku jika dirinya menjadi pengamen di lampu merah.

Via Vallen memutuskan untuk mengamen di jalan karena untuk mencari uang jajan. Via mengaku jika keluarganya saat itu berasal dari keluarga tidak punya.

Namun, aksi Via Vallen mengamen di lampu merah diketahui ayahnya. Dia pun sampai dimarahi oleh sang ayah dan dilarang untuk kembali ngamen di jalan. Namun Via dalam beberapa kesempatan dia tetap nekat untuk kembali mengamen.

2 dari 7 halaman

Jadi Tukang Koran

koran rev1

Usai jadi pengamen, Via mengaku jika dirinya sempat menjadi tukang koran di Surabaya. Setiap koran yang terjual dia mendapat upah Rp500.

"Aku ngamen terus aku nyobain jualan koran waktu itu di Surabaya. Kalau ga salah aku per korannya dapet Rp500 perak," katanya.

3 dari 7 halaman

Ojek Payung

rev1

Via Vallen pun sempat merasakan menjadi ojek payung. Dia kerap menunggu di mall-mall jika sedang hujan untuk menawarkan jasanya.

"Aku dulu ojek payung juga. Jadi aku di depan mall ada orang-orang mau keluar mall aku kasihin payung," kata Via.

4 dari 7 halaman

Pengalaman Paling Berkesan

berkesan rev1

Via Vallen mengungkapkan jika dirinya sempat mendapat upah Rp10 ribu saat menjadi ojek payung. Uang dengan nominal tersebut dinilainya sangat besar saat itu. Tak hanya itu, dia kerap sempat mendapat jam weker.

"Terus ada yang sampai sekarang berkesan banget aku dikasih uang Rp10 ribu, itu gede banget dan dikasih jam weker. Aku lupa orangnya gimana. kayaknya remaja," ucap Via Vallen mengenang.

5 dari 7 halaman

Rasakan Hidup Susah

susah rev1

Sebelum menjadi terkenal seperti sekarang dia mengaku sempat menjadi orang susah. Dia merasakan bagaimana pemberian sekecil apapun akan sangat berharga buat mereka.

"Dari situ aku ngerasa orang yang bener-bener engga punya itu. Pemberian sekecil apapun berharga buat mereka," katanya.

6 dari 7 halaman

Belajar Berbagi

rev1

Menurut Via, justru dari pengalaman itulah dia banyak belajar untuk berbagi.

"Dari situ aku belajar buat berbagi," katanya.

7 dari 7 halaman

Tidak Menyangka Bisa Seperti Sekarang

bisa seperti sekarang rev1

Sejak saat itu Via Vallen mulai menekuni dunia tarik suara. Dia kerap diundang dari satu panggung ke panggung lain di Sidoarjo. Via Vallen pun mengaku tidak menyangka dengan pencapaiannya saat ini.

"Aku tidak menyangka bakalan bisa kayak gini. Maksudnya aku ga minta kayak gini tapi dikasihnya lebih dari yang diminta. Ini lebih banget," kata Via Vallen. [end]

Baca juga:
Cerita Via Vallen Tonjok Penonton Gara-gara Area Sensitifnya Dipegang: Kurang Ajar
Via Vallen Sedang Mengejar Hidayah, Bakal Tinggalkan Dangdut?
Via Vallen dan #ceritamatahari: Haruskah Minta Pada Tuhanku Mengambilku Saja?
Kehidupan Masa Lalu Via Vallen, Susah Sampai Harus Makan Nasi dan Garam Saja

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Via Vallen
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini