Slank Rekam Album Baru ke-23 di Lokananta Solo

Kamis, 7 Februari 2019 16:59 Reporter : Endang Saputra
Slank Rekam Album Baru ke-23 di Lokananta Solo Slank. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Grup band legendaris asal ibukota Slank kembali ke dapur rekaman. Berbeda dengan dengan album-album sebelumnya, pada album ke-23 kali ini Slank merekam hasil karyanya di perusahaan rekaman bersejarah Lokananta, Solo.

"Kami selama 5 hari rekaman di Lokananta. Meskipun tempatnya tua tetapi berstandar internasional," ujar Bimbim, drummer Slank kepada wartawan saat berpamitan dengan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo di Balai Kota, Kamis (7/2).

Menurut Bimbim, rekaman di Lokananta tersebut untuk pertama kali Slank rekaman di luar Gang Potlot. Ia mengaku membutuhkan penyegaran. Selain itu, proses rekaman di Lokananta itu menjadi rekaman tercepat yang pernah dilakukan Slank.

"Proses perekaman album yang berisi 10 lagu itu hanya dilakukan dalam 5 hari. Ini tercepat selama ini, karena tempatnya mendukung. Kota Solo nya sendiri juga mendukung proses rekaman, dan histori Lokananta juga mendukung," kata vokalis Slank Kaka.

Menurut Kaka, proses awal pembuatan album yang akan rilis tahun ini tersebut sudah dimulai tahun lalu. Materi album telah disiapkan sejak bulan puasa 2018, tetapi waktunya harus terpotong karena tur.

Kemudian dilanjutkan proses latihan pada Januari 2019 dan masuk dapur rekaman pada Februari. Album baru tersebut, lanjut Kaka, akan dirilis tahun ini juga.

"Terus terang kami tertarik Lokananta untuk kami jadikan lokasi rilis album. Kalau klip belum ada, tetapi dari awal kita datang, rekaman hingga pulang kita rekam semuanya. Bisa jadi klip juga nantinya," ucap Kaka.

Warna lagu yang ada di album yang belum ada judulnya itu, tidak akan jauh berbeda dengan lagu Slank sebelumnya. Mereka juga menulis lirik tentang kondisi sosial saat ini.

"Ada lagu yang liriknya di surga nanti kita akan ngetawain kita sendiri," kata Kaka.

Kedatangan grup Slank terdiri dari Bimbim, Kaka (vokal), Ridho (gitar), dan Ivanka (bas) di Balai Kota Solo ditemui langsung oleh Wali Kota FX Hadi Rudyatmo. Dalam pertemuan itu, mereka juga tertarik jika Lokananta nantinya bisa dijadikan museum musik. Karena memiliki sejarah dan koleksi bersejarah.

"Dulu pernah mau di jadikan museum keroncong, tetapi saat Dirjen nya ganti yang dibuat museum keris dulu," ujar Rudyatmo. [end]

Topik berita Terkait:
  1. Slank
  2. Jakarta
  3. Musik Indonesia
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini