Pelecehan seksual saat konser, promotor tegur keras security

Jumat, 4 Maret 2016 14:37 Reporter : Yulistyo Pratomo
Pelecehan seksual saat konser, promotor tegur keras security Fans K-Pop dilecehkan petugas keamanan. ©2016 Twitter/@spesdelune

Merdeka.com - Emosi orangtua salah satu fans K-Pop yang turut menyaksikan konser EXO'LUXION di Bumi Serpong Damai, Serpong, Tangerang Selatan mendapat respons cepat dari promotor. Mereka menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan telah memberikan teguran keras terhadap petugas keamanan.

Dikutip dari akun Twitternya, Jumat (4/3), Mecima Pro selaku penyelenggara menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Mereka juga mengungkapkan telah melakukan investigasi, serta berjanji untuk memperbaiki pemeriksaan tubuh.

"Body checking yang dilakukan, sudah sesuai SOP dan pemaparan yang dilakukan dengan pihak keamanan yang berwenang seminggu sebelum konser berlangsung. Ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya ancaman keamanan yang sedang marak belakangan ini," tulis Mecima Pro dalam akun Twitternya @mecimapro.

Terkait kasus pelecehan seksual tersebut, Mecima Pro menegaskan sudah memberikan teguran, serta menyampaikan protes-protes yang disampaikan melalui media sosial. Berikutnya, pihak penyelenggara akan memperbaiki SOP pemeriksaan badan sekaligus ruang khusus bagi perempuan.

Tak hanya itu, Mecima Pro juga berjanji akan mendirikan posko pengaduan di lokasi konser yang diperuntukkan bagi para penonton. Jika dirasa tidak puas, Mecima juga membuka keran pengaduan langsung melalui diskusi.

Sebelumnya, Titarubi marah terhadap perlakuan petugas keamanan kepada para penggemar K-Pop. Apalagi, korbannya tak hanya satu orang.

"Ketika pemeriksaan security di konser EXO'LUXION di Jakarta kemarin ini, ada banyak yang mengalami pelecehan seksual. Saya sebagai salah satu orangtua dari anak yang menonton konser tersebut akan menuntut secara hukum kepada penyelenggara dan seluruh panitia atas perlakuan ini!" tulis Titarubi yang diunggah sejak Selasa (1/3) lalu.

Kasus ini menjadi pembicaraan netizen ketika seorang gadis menamakan diri Clar ini mendatangi lokasi penyelenggaraan konser K-Pop di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan. Dia ingin menyaksikan penampilan boyband bernama Exo Planet yang digelar pada Jumat (26/2) lalu.

Seperti penonton lainnya, dia menjalani pemeriksaan menyeluruh sebelum masuk ke dalam area konser. Di mana masing-masing penonton diperiksa sesuai jenis kelaminnya, namun dia merasakan pemeriksaan tersebut berlebihan.

Saat gilirannya tiba, gadis ini diperiksa hingga ke bagian terlarang. Meski sesama perempuan, namun petugas keamanan malah menarik-narik tali bra hingga payudaranya menyembul keluar. Tak hanya itu, bagian paling pribadi ikut disentuh.

Merasa diperlakukan tak senonoh, dia meminta petugas menghentikannya, namun malah ditanggapi negatif oleh petugas pria yang berdiri di sampingnya.

"Jangan sok nangis-nangis mbak. Udah syukur yang meriksa cewek, bukan saya yang meriksa," tulis @spesdelune mengulangi kata-kata yang diucapkan salah satu petugas keamanan.

Terkait kejadian itu, promotor konser, Mecima Pro menyampaikan permintaan maafnya. Hal itu mereka sampaikan melalui akun Twitternya @mecimapro.

"Mohon maaf sebesar-besarnya untuk yang mengalami ketidaknyamanan, saat ini kami sedang menindak lanjuti laporannya, terima kasih," tulis @mecimapro, Selasa (1/3). [tyo]

Topik berita Terkait:
  1. Pelecehan Seksual
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini