Kunjungi Siswa SMP Korban Bully di Malang, Ashanty Sebut Bully Tak Dibenarkan

Kamis, 20 Februari 2020 16:32 Reporter : Dian Rosadi
Kunjungi Siswa SMP Korban Bully di Malang, Ashanty Sebut Bully Tak Dibenarkan Ashanty Jenguk Korban Bullying. ©2020 Merdeka.com/Instagram Ashanty

Merdeka.com - Ashanty dan Anang Hermansyah serta anak-anaknya mengunjungi rumah anak yang menjadi korban bully di Malang, Jawa Timur. Akibat bully dari teman-temannya, jari tengah MS (13), siswa kelas 7 SMPN 16 Kota Malang harus diamputasi.

Hal itu terungkap dari postingan terbaru Ashanty di instagram. Selain Ashanty dan Anang, tampak pula Aurel dan Azriel.

1 dari 3 halaman

Berkunjung ke Rumah Anak Korban Bullying

Ashanty dan keluarganya datang langsung ke Malang untuk menjenguk MS.

"Berkunjung ke anak yg terkena korban bullying atau kekerasan disekolah, di Malang," tulis Ashanty.

2 dari 3 halaman

Tindakan Bully Tak Dibenarkan

Ashanty pun menyampaikan jika apapun bentuknya, tindakan bully tidak dibenarkan. Sebab akan memberikan dampak psikologis bagi korban bully.

"Apa pun itu yg namanya Bully tidak dibenarkan.. selain psikis anak ini kehilangan jari tangan nya, kaki dan badan nya masih kesakitan terbaring dikasur.. terima kasih sudah memperbolehkan kami datang," katanya.

3 dari 3 halaman
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini