Kisah Merry Pernah Jadi Tukang Sate, Hingga Akhirnya Berhenti karena Tak Laku

Sabtu, 17 Agustus 2019 10:09 Reporter : Dian Rosadi
Kisah Merry Pernah Jadi Tukang Sate, Hingga Akhirnya Berhenti karena Tak Laku Raffi Ahmad Traktir Belanja Merry. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Jauh sebelum bekerja sebagai asisten Raffi Ahmad, Merry pernah merasakan hidup susah. Ada sejumlah profesi yang sempat dia jalani sebelum mengenal Raffi Ahmad.

Tak banyak yang tahu jika Merry ternyata pernah menjadi tukang sate. Hal ini pernah dia rasakan saat pertama kali menginjakan kaki di ibukota.

1 dari 3 halaman

Jadi Tukang Sate

sate

Pria asli Madura ini mengaku jika dirinya sempat menjadi tukang sate. Saat itu Merry ikut dengan bibinya yang telah lebih dulu merantau.

"Waktu itu aku jual sate sama bibi di Depok," kata Merry seperti dikutip dari tayangan video yang diunggah di channel Angka Tapet.

2 dari 3 halaman

Tidak Laku

Merry mengatakan, saat itu dirinya hanya bertahan selama empat tahun menjalani pekerjaan sebagai tukang sate. Merry pun memutuskan mencari pekerjaan lain karena usahanya tersebut tak begitu bagus.

Hingga kemudian Merry ditawari oleh temannya untuk menjadi make up artist di sebuah rumah produksi (production house) Jakarta.

"Lama lama karena satenya kurang laku, ada temen saya bilang gimana kalau bisa ngerias. Karena basicnya sebelum jualan sate di Jakarta disini tuh jadi tukang rias pengantin. Dari situ diajak sama temenku," kata Merry.

3 dari 3 halaman

Berasal dari Keluarga Petani di Kampung

keluarga petani di kampung

Merry datang dari keluarga petani. Merry menghabiskan masa kecil di sebuah kampung kecil di Pulau Madura.

"Dari kecil sama kayak anak anak biasa. Sekolah madrasah 6 tahun. Madrasah kelar pindah ke pesantren lanjutin tsanawiyah," kata Merry di kanal youtube Rans Entertainment.

Merry merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Sejak ayahnya menceraikan ibunya, otomatis ibunya yang mencari nafkah untuk menghidupi keluarga. Menurut Merry, sejak menceraikan ibunya, sang ayah tidak pernah lagi menafkahi anak-anaknya bahkan saat dirinya mulai masuk ke bangku sekolah.

"Saya anak dari petani yang engga punya, engga mampu. Makanya setelah saya lahir ibuku merasa kesininya (ayah) engga pernah nafkahin aku sama sekali. Sekolah juga engga ngasih sama sekali. Saya masih ingat ibuku waktu itu jadi buruh tani di sawah sawah orang, karena ibuku engga punya sawah,"katanya.

Hingga kemudian Merry memutuskan berangkat ke Jakarta untuk mengadu nasib. Merry sempat menjadi tukang sate dan make up artist. Hingga kemudian, Merry bertemu Raffi Ahmad dan menjadi asisten pribadinya sejak 13 tahun lalu.

[end]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini