Karya Cipta Indonesia masih dibutuhkan

Kamis, 16 Mei 2013 12:37 Sumber :
Karya Cipta Indonesia masih dibutuhkan Bens Leo

Merdeka.com - Sebagai lembaga yang bertugas memungut royalti hak cipta atas lagu, Karya Cipta Indonesia (KCI) sampai sekarang masih dibutuhkan. Pasalnya pencipta lagu merupakan pihak yang paling dirugikan di antara pihak lain dalam industri musik. Demikian diungkapkan Bens Leo, Kamis (16/5).

"Sudah lama para pencipta merupakan pihak yang merugi dibanding penyanyi atau musisi. Apalagi kalau di televisi nama pencipta gak kebagian lebih banyak daripada penyanyi. Misalnya dituliskan nama penyanyi dan lagunya aja. Sementara nama pencipta gak ditulis sama sekali. Jadi itu ide awal terbentuknya KCI," tuturnya kepada KapanLagi.com®.

Bahkan penggiat KCI, Enteng Tanamal, dalam waktu dekat memperoleh penghargaan dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif karena dinilai berjasa memperjuangkan hak hak pencipta lagu.

"Jadi ada lima seniman, salah satunya dari KCI, yang dianggap berjuang atas hak-hak pencipta lagu. Penghargaan diberikan 17 Mei di kantor Kementrian Pariwisata," kata Bens.

Soal gugatan KCI terhadap karaoke milik Inul Daratista yang telah diputus Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, ia menilai langkah KCI membawa persoalan tersebut ke ranah hukum guna memberikan pelajaran.

"Idenya KCI lakukan itu karena ingin ada yurisprudensi sehingga kalau ada kasus serupa tidak diikuti. Ya bisa dibilang jadi pembelajaran bagi siapa pun," pungkasnya.

BACA JUGA:

Bens Leo: Soal Putusan, KCI - Inul Mestinya Kompromi
Hotman: KCI Tak Tahu Diri, Lagu Lama Minta Royalti 3 Kali Lipat
Tak Puas Gugatan Ditolak, KCI Siapkan Kasasi
Inul Daratista Menang Karena Gugatan KCI Salah Konsep
Belain Fatin, Benarkah Mikha Angelo Berpacaran?
(kpl/dis/faj)


Sumber: Kapanlagi.com
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Karya Cipta Indonesia
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini