Tampilkan goyang nyolot Zaskia Gotik, Pesbukers disemprit KPI

Senin, 27 Juni 2016 13:10 Reporter : Yulistyo Pratomo
Tampilkan goyang nyolot Zaskia Gotik, Pesbukers disemprit KPI zaskia gotik. ©kapanlagi.com

Merdeka.com - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat kembali menegur tiga program siaran Ramadan, antara lain 'Pesbukers Ramadhan' di ANTV, 'Mejelis Sakinah' di iNews TV, dan 'OVJ Sahur Lagi' di Trans 7. Khusus Pesbuker, teguran di arahkan kepada Zaskia Gotik.

Dalam siaran tersebut, Zaskia Gotik melakukan goyang nyolot bersama Ruben Onsu. Dalam acara yang ditayangkan pada 15 Juni 2016 pukul 16.37 WIB, Zaskia dinilai tidak mengindahkan ketentuan norma kesopanan dan perlindungan anak serta remaja.

"Acara Pesbukers Ramadhan yang ditayangkan ANTV pada tanggal 15 Juni 2016 pukul 16.37 WIB, dinilai tidak memperhatikan ketentuan tentang norma kesopanan serta perlindungan anak-anak dan remaja sebagaimana diatur dalam P3 dan SPS KPI Tahun 2012. Program tersebut menampilkan Zaskia Gotik melakukan gerakan goyang nyolot dengan cara mengarahkan bagian dadanya ke seorang pria," tulis KPI dalam siaran persnya, Senin (27/6).

Sementara, acara 'Majelis Sakinah' yang ditayangkan oleh iNews TV pada 8 Juni 2016 pukul 09.04 WIB, dinilai KPI Pusat tidak memperhatikan ketentuan tentang norma kesopanan, perlindungan anak-anak dan remaja, serta penggolongan program siaran sebagaimana diatur dalam P3 dan SPS.

Sebab, program tersebut menampilkan dakwah/ceramah yang membahas malam pertama seorang pria dan wanita. KPI Pusat menilai muatan tersebut merupakan muatan dewasa sehingga dapat berpengaruh buruk bagi anak-anak dan remaja bila ditayangkan di luar jam tayang dewasa.

Program siaran dengan sajian tema-tema dewasa wajib mematuhi ketentuan jam tayang Dewasa yakni pukul 22.00–03.00 WIB. Selain itu, pada 13 Juni 2016 pukul 09.13 WIB program tersebut menampilkan dakwah/ceramah yang berasosiasi hubungan intim suami istri.

Sedangkan siaran 'OVJ Sahur Lagi' yang ditayangkan oleh Trans7 pada 10 Juni 2016 pukul 03.41 WIB, dianggap tidak memperhatikan ketentuan tentang norma kesopanan dalam P3 dan SPS. Program tersebut menampilkan adegan seorang pria yang didorong dari belakang hingga seorang wanita ikut terjatuh.

Selain itu tanggal 8, 11, 12, dan 13 Juni 2016 terdapat kalimat-kalimat ejekan antar pemain yang bersifat merendahkan, seperti 'penghapus pensil', 'cilok bandung', 'babi ngepet', dan 'mukanya kayak zebra cross'.

Dalam surat itu, KPI Pusat mengingatkan ke tiga stasiun televisi untuk segera melakukan evaluasi internal atas program yang diberi peringatan. KPI Pusat akan terus melakukan pengawasan intensif atas tiga program tersebut. KPI Pusat meminta semua lembaga penyiaran menghormati bulan Ramadan dengan menyiarkan program-program yang sesuai dengan aturan P3 dan SPS KPI. [tyo]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Sensasi Zaskia Gotik
  3. KPI
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini