Gara-gara perut, Wulan Guritno susah konsen jadi germo

Selasa, 1 September 2015 06:58 Sumber :
Gara-gara perut, Wulan Guritno susah konsen jadi germo Wulan Guritno KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Merdeka.com - Wulan Guritno terlibat thriller romantis bertajuk LILY BUNGA TERAKHIRKU. Dalam film yang menjadi debut penyutradaraan Indra Birowo tersebut, ia diplot sebagai germo prostitusi kelas atas yang akrab disapa Bunda.

Mengingat peran Bunda kerap memakai baju seksi dan ketat, ibu tiga orang ini mengaku sulit konsen karena perutnya terlihat tidak rata. Alhasil, sepanjang syuting Wulan harus menahan napasnya.

"Sambil akting gue tahan perut. Kalo nggak gitu perut agak mbleber dikit. Namanya juga ibu tiga anak. Jadi saya kadang susah konsen. Kalo kelihatan dikit di kamera langsung minta ulang," ceplos Wulan saat ditemui usai press screening LILY BUNGA TERAKHIRKU di FX Cinemaxx, Jakarta Pusat, Senin (31/8).

Mengingat perannya sangat menantang, Wulan mengaku tidak takut mendapat stempel jelek dari masyarakat. Justru itu bukti bila dirinya berhasil memerankan wanita kelas atas yang menjual gadis-gadis cantik.

"Nggak masalah namanya juga akting. Kalau memang begitu (menjadi omongan) berarti saya berhasil," imbuhnya.

Lantas, bagaimana cara Wulan mendalami karakter sebagai germo tersebut. "Aku ngobrol sama sutradara maunya jadi mucikari seperti apa. Setelah dapat skrip, aku melakukan riset sendiri karena memang benar ada germo kelas atas itu. Mereka terlihat seperti bussines woman, tidak seperti germo. Aku riset sendiri. Sosmed juga membantu," tutupnya.


(video by: 700 Pictures)

(kpl/abs/pit)

Topik berita Terkait:
  1. Behind The Scene
  2. Film Indonesia 2015
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Sumber: Kapanlagi.com

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini