Dono pernah remehkan anaknya, kini Damar jadi calon Doktor di Swiss

Senin, 28 Desember 2015 18:34 Sumber : Kapanlagi.com
Dono pernah remehkan anaknya, kini Damar jadi calon Doktor di Swiss putra Dono. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kehilangan ayah dan ibu di usia remaja, tak menghalangi Damar Canggih Wicaksono putra almarhum Dono untuk mencetak prestasi. Ia berhasil menyelesaikan study di UGM dari tahun 2004-2009, dan lantas melanjutkan ke Swiss dalam bidang Teknik Nuklir.

Saat ini Damar tengah menempuh pendidikan Doktoral di Ecole Polytchnique Federale De Lausanne, dan kerap menjadi pembicara dalam konferensi internasional tentang Nuklir. Lantas seperti apa sebenarnya sosok Damar menurut orang yang mengenalnya?

Indro Warkop mengungkap bahwa anak kedua Dono itu termasuk sosok yang pendiam dan gemar mencari pengetahuan. Selain itu saat masih kecil, ada hal yang cukup eksentrik yang dilakukan Damar Canggih Wicaksono.

"Hehehe. Menurutku Damar orangnya pendiam, agak-agak nyentrik. Waktu kecil dan remaja hobbynya kayaknya baca deh, dan (setiap) kali belajar suka pake senter. Jadi lampu dia matiin dan bukunya dia senter. Kalau ditegur bapaknya, alasannya biar fokus. Tapi akhirnya ya memang jadi anak yang genius," ungkap Indro via whatsapp kepada KapanLagi.com, Senin (28/12).

Kesuksesan anak Dono saat ini sebenarnya sempat tidak diprediksi oleh almarhum. Menurut Indro, semasa hidup sahabatnya itu sempat meremehkan putranya. Namun ternyata hal itu berbeda dengan hasil yang dicapai.

"Ayahnya sebelum meninggal agak underestimate pada anak-anaknya. Karena kakak tertuanya dianggap nggak bisa megang adik-adiknya, karena jaraknya memang jauh-jauhan. (Jaraknya masing-masing 6 tahun)," ungkap Indro.

Selain Damar yang menempuh pendidikan Doktoral di Swiss di usia masih sangat muda, kakaknya Andika Aria Sena merupakan lulusan UI dan bekerja di MNC Group sebagai produser. Sementara adik mereka yaitu Satrio Sarwo Trengginas juga sudah menyelesaikan pendidikan S1 Bahasa Belanda di UI.

"Tapi ternyata mereka anak-anak yang tahu diri. Mereka kompak, waktu masih sekolah, Ario hampir seminggu sekali laporan mengenai adik-adiknya pada saya. Alhamdulillah mereka sekarang sudah mulai menggapai kesuksesan mereka InshaAllah," tandas Indro. [ian]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini