Dharma Oratmangun: KCI akan terus tingkatkan kinerja

Senin, 9 September 2013 20:48 Sumber :
Dharma Oratmangun: KCI akan terus tingkatkan kinerja Inul Daratista @foto: KapanLagi.com®

Merdeka.com - Kasus antara Karya Cipta Indonesia (KCI) sebagai eksekutor royalti dari pencipta lagu dengan Inul Vista beberapa waktu lalu agaknya menjadi pembelajaran bagi KCI dan para pengguna hak cipta.

Atas dasar menjalin kebersamaan, KCI pun menggelar acara halal bihalal dan sarasehan tentang hak cipta di bidang musik pada 7 September 2013 lalu dengan pengguna hak cipta (user) yang meliputi para pengusaha karaoke, APERKI (Asosiasi Pengusaha Karaoke Indonesia).

Di antaranya adalah Inul Vista, Diva Karaoke, Happy Puppy, Nav dan sebagainya, serta user lainnya seperti pengusaha tempat-tempat hiburan, PHRI (Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia), penyedia peralatan ringtone, pengusaha mall, perusahaan penerbangan, pemilik tempat spa serta beberapa lainnya.

"Pertemuan halal bihalal ini diharapkan akan mampu meningkatkan jalinan silaturahmi yang hangat dan akrab antara KCI dengan para pencipta lagu yang telah memberikan kuasa atas karya ciptanya kepada KCI, serta para user yang menggunakan lagu," kata Dharma Oratmangun selaku Ketua Umum KCI kepada wartawan (9/9).

Selain acara Halal Bihalal, kajian dan diskusi serta tukar ide dan gagasan untuk memuliakan hak cipta di bidang musik/lagu dalam industri musik di Indonesia juga dilakukan.

"Karena masih banyak di antara teman-teman para pencipta lagu (composer) yang kurang paham atau belum memahami secara detil tentang hak-haknya sebagai pencipta lagu," lanjutnya.

"Juga ketika berhubungan dengan pihak ketiga. Ini makanya kami saling berbagi informasi dengan para pengguna hak cipta (para user) khususnya dalam hal performing right (hak mengumumkan)," tegasnya.

Dan sebagai pemegang hak eksekutor royalti, KCI akan senantiasa meningkatkan kinerjanya dalam mengemban tugas yang tidak ringan tersebut.

"Salah satunya adalah dengan membangun kepercayaan kepada masyarakat, serta menciptakan iklim kerja yang semakin profesional, selaras dengan tema yang telah ditetapkan oleh kami yaitu TAAT, yang merupakan kepanjangan dari transparan, akseptabel, akuntabel, dan terpercaya," tukas Dharma.

"Yaitu transparan dalam manajerialnya, akseptabel di komunitas musik nasional maupun internasional, akuntabel alias terbuka bagi para pengguna karya cipta dan terpercaya bagi masyarakat pada umumnya," tandasnya.

(kpl/ato/adb)


Sumber: Kapanlagi.com
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Karya Cipta Indonesia
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini