Axel dianiaya, Jeremy Thomas kirim surat terbuka untuk Jokowi

Senin, 17 Juli 2017 19:28 Sumber :

Merdeka.com - Hari Sabtu (14/7) kemarin adalah hari nahas bagi Axel Matthew Thomas, putra dari pesinetron Jeremy Thomas. Ya, pria berusia 19 tahun itu dianiaya oleh oknum yang mengaku pihak polisi di sebuah hotel di Jakarta yang bernama Hotel Crystal.

Axel dikeroyok oleh sekitar 8 orang hingga babak belur. Bahkan parahnya, barang-barangnya juga dirampas secara paksa. Kini kakak dari Valerie Thomas itupun tengah mendapatkan perawatan intesif di RSCM. Jeremy yang tak terima anaknya diperlakukan secara brutal pun langsung bertindak cepat untuk menempuh jalur hukum.

"Hasil visum kami dikawal dengan baik oleh Jatanras PMJ. Sudah visum langsung malam itu juga di RSCM dan hasil visumnya hari ini keluar bersama tim Jatanras PMJ (Kejahatan dan Kekerasan) dan akan diteruskan ke Paminal Propam," ujar Jeremy ketika ditemu di Propam MABES POLRI, Jakarta Selatan, Senin (17/7).

"Sikap brutal dan maniak ini akan saya proses sebagai ortu. Axel nggak mengaku dan nggak bisa dibuktikan dengan tuduhan pemaksaan mereka. Mereka (para pelaku) nggak bisa berbuat apa-apa (ketika dihadapkan pada Jatanras). Mereka nggak ambil sikap apa-apa karena saya bilang ke mereka, 'Anda sudah melakukan tindak pidana empat, anda menyekap, mengeroyok, anda mengambil barang-barang putra saya secara paksa dengan kekerasan'. Jatanras mengambil sikap yang cukup baik, mengatakan, 'Pak Jeremy mari Axel kita dampingi sampai proses visum'. Proses visum Axel didampingi oleh mereka dan hasil visum akan diambil oleh mereka," sambung bintang sinetron Tersanjung itu.

Jeremy ingin kasus ini sampai ke telinga dari Kepala Kepolisian Indonesia, Tito Karnavian dan juga Presiden Republik Indonesia, Jokowi. Bukan tanpa alasan, suami dari Ina Indayanti itu merasa jika putranya adalah sebuah aset berharga untuk negara, terutama di masa depan nanti.

"Saya anggap rilis media sebagai pesan terbuka ke Pak Tito Karnavian (Kepala Kepolisian Indonsia), kepada Pak Jokowi juga. Karena saya melihat anak ini aset bangsa, bintang film, bintang sinetron, anak yang lagi ganteng-gantengnya dan banyak prospeknya, tiba-tiba dianiaya secara brutal dan maniak. Sebagai ortu saya nggak terima karena anak saya diperlakukan seperti itu. Ini bukan prosedur kepolisian yang baik.

(kpl/pur/gtr)

Topik berita Terkait:
  1. Penganiayaan Selebritis

Sumber: Kapanlagi.com
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.