LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Wika Beton resmi melantai di bursa

Sebagai emiten ketujuh, perdagangan saham Wika Beton dibuka di level Rp 730 atau naik 50 persen.

2014-04-08 10:00:44
BEI
Advertisement

PT Wijaya Karya Beton Tbk resmi tercatat menjadi salah satu emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan ticker WTON.

Sebagai emiten ketujuh, perdagangan saham Wika Beton dibuka di level Rp 730 atau naik 50 persen dari harga saham perdana yang ditawarkan pada saat Initial Public Offering (IPO) di kisaran Rp 590 per lembar saham.

Saham dengan nilai terendah sempat menyentuh diangka Rp 695 per lembar saham dan  tertinggi sebesar Rp 885 per lembar saham. Total frekuensi saham sebanyak 379 kali  dengan volume sebesar 89,937 lot dengan nilai total transaksi sebesar Rp 64,09 miliarDirektur Utama BEI, Ito Warsito menginginkan setiap ada BUMN untuk melakukan Initial Public Offering (IPO). "Akan membuat iri-iri perusahaan BUMN lainnya setelah Wika Beton go public ditengah krisis financial pasar modal," ujarnya saat acara 'Penawaran Saham Perdana Wika Beton' di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (8/4).

Advertisement

Secara keseluruhan, perusahaan memperoleh dana segar sebesar Rp 1,2 triliun dari hasil penjualan perdana saham.

Perseroan menerbitkan sebanyak 2.045.466.600 saham baru atau setara 23,47 persen dari komposisi pemegang saham perusahaan.

"Dengan resminya menjadi anggota pasar modal diharapkan kami dapat mengelola tata perusahaan yang baik dan transparan," tambah Direktur Utama Wika Beton, Wilfred Imanuel.

Advertisement

Alokasi untuk Employee Stock Allocation (ESA) telah ditetapkan sebanyak 3 persen dari saham yang diterbitkan. Perusahaan telah menetapkan penggunaan dana IPO sebesar 85 persen untuk pengembangan usaha dan 15 persen sisanya akan digunakan untuk tambahan modal kerja.

Perseroan menunjuk PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas dan PT Sucorinvest Sentral Gani sebagai penjamin pelaksana emisi efek untuk pelaksanaan IPO.

Berdasarkan data pemesanan dan penjatahan, PT Wijaya Karya Beton Tbk mengalami kelebihan permintaan (oversubscribe) sebanyak 17,13 kali.

Baca juga:
Saham Wijaya Karya Beton lebih banyak dilirik investor domestik
Wika Beton catat saham perdana di tengah gejolak ekonomi
Terbitkan saham baru, Wika Beton kelebihan permintaan
Wijaya Karya bagi dividen Rp 170,9 miliar
4 Pabrik baru Wika Beton beroperasi tahun ini

(mdk/yud)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.