Usai Akuisisi, Pembukaan Rekening Bukopin dari Nasabah Asal Korsel Melonjak
Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk, Rivan Achmad Purwantono mengatakan, telah terjadi lonjakan pembukaan rekening dari perusahaan dan individu asal Korea di Bukopin hingga Rp 1,6 triliun per November 2020. Capaian ini usai pengambilan saham 67 persen oleh KB Kookmin Bank.
Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk, Rivan Achmad Purwantono mengatakan, telah terjadi lonjakan pembukaan rekening dari perusahaan dan individu asal Korea di Bukopin hingga Rp 1,6 triliun per November 2020. Capaian ini usai pengambilan saham 67 persen oleh KB Kookmin Bank.
"Hanya 2 bulan, simpanan dari pembukaan rekening asal perusahaan Korea Selatan dan individu mencapai Rp1,6 triliun per November ovember 2020. Ini support luar biasa, dimana perubahan baru langsung mendapatkan kepercayaan dari nasabah Kookmin Bank yang menjadi pemegang saham pengendali (PSP)," katanya dalam webinar Perkembangan Kinerja dan Strategi Bank Bukopin, Senin (30/11).
Dia menilai, kerjasama ini sebagai kesempatan baik untuk dilakukannya transformasi secara menyeluruh yang didukung dan didampingi oleh KB Kookmin Bank.
"Kita belajar banyak dari kesuksesan mereka dalam melakukan transformasi di KB sendiri di tahun 2001, tetap stabil melalui krisis ekonomi, sehingga berhasil menjadi bank terbesar di Korea Selatan. Keahlian ini yang menjadi penambah optimisme kita dalam melanjutkan proses tranformasi di Bukopin, meskipun tantangan pandemi terus menguji," tambah Rivan.
Chief Strategic Officer Bank Bukopin, Ji Kyu Jang menambahkan, berbagai hasil transformasi di Bukopin yang dilakukan sejauh ini sudah mulai terlihat, meski baru berjalan tiga bulan. "Proses transformasi yang berjalan sejak Agustus lalu secara bertahap akan mengubah perusahaan menjadi bank baru yang lebih baik dan transparan. Sehingga dapat mencapai visi menjadi lembaga keuangan pilihan pertama di Indonesia," ungkap Jang.
Oleh karena itu, pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi untuk memperkuat fundamental bisnis. Misalnya, di bidang pemasaran, KB Kookmin Bank sebagai PSP akan mendorong penguatan basis nasabah Bank Bukopin, termasuk ke komunitas Korea.
"Saat ini terdapat sekitar 2.000 perusahaan dan 30.000 warga Korea Selatan di Indonesia yang potensial menjadi nasabah Bukopin," jelas dia.
Selain itu, KB Kookmin Bank juga akan berperan aktif dalam proses transformasi Bank Bukopin dengan turut mengembangkan sektor Ritel termasuk UMKM di Indonesia. "Hal itu karena kedua sektor itu selama ini menjadi portofolio terbesar Bukopin," tutupnya.
Baca juga:
Diakuisisi Kookmin Bank, Bukopin Ganti Nama Tahun Depan
Jadi Bagian Kookmin Bank, Bukopin Optimis Semakin Kompetitif di Sektor UMKM Nasional
Dirut Bukopin Sebut Masuknya Kookmin Jadi Kesempatan Bidik Perusahaan Korea Selatan
Bos Bank Bukopin: Masuknya KB Kookmin Bank akan Dorong Transformasi Bisnis
Fitch Naikkan Peringkat Bukopin Jadi idAAA Usai Disuntik Modal KB Kookmin Bank
Bank Bukopin Perketat Pengawasan dengan Dua Otoritas