LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Tiru Jonan, rumah para menteri akan dipasangi pembangkit listrik tenaga matahari

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, geram dengan ketergantungan Indonesia dengan impor. Dia mencontohkan salah satunya pada sektor energi. Menurutnya, Indonesia sudah memiliki teknologi untuk memberdayakan energi baru terbarukan. Namun, jarang dimanfaatkan.

2018-08-03 15:59:47
Pembangkit Listrik
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, geram dengan ketergantungan Indonesia dengan impor. Dia mencontohkan salah satunya pada sektor energi.

Menurutnya, Indonesia sudah memiliki teknologi untuk memberdayakan energi baru terbarukan. Namun, jarang dimanfaatkan.

"Seperti mereka bikin yang angin, solar panel, kemudian biodiesel. Kan bio kita besar tapi selama ini tak kita gunakan. Kita ini kan gimana ya, menurut saya selalu senang impor," kata Menko Luhut saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Jumat (3/8).

Advertisement

Menko Luhut mengungkapkan rencananya rumah para menteri akan menggunakan listrik dari tenaga matahari. Dengan memasang panel surya di atap rumah.

"Jadi ada yang sudah nawarin tuh, rumah-rumah menteri mau dipasang solar panel. Kan bisa hemat listrik banyak," ujarnya.

Kendati demikian, Menko Luhut mengaku belum mengetahui persis terkait aturan panel surya di atap rumah tersebut. Sebab, aturannya masih digodok di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Advertisement

"Mungkin ESDM lagi bikin aturannya. Saya belum lihat."

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan bercerita saat ini tak lagi perlu membayar mahal tagihan listrik rumah. Menteri Jonan mengaku tagihan listrik di rumahnya kini bisa di bawah Rp 1 juta.

Hal itu terjadi setelah Menteri Jonan memutuskan untuk menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di atap rumah (roof top).

Menteri Jonan mengaku telah menggunakan PLTS di kediaman, baik rumah dinas maupun rumah pribadi, dengan kapasitas 15,4 kilo Watt peak (kWp).

"Saya sudah menggunakan, rumah dinas dan rumah pribadi," kata Menteri Jonan.

Menurut Menteri Jonan, setelah menggunakan PLTS roof top untuk melistriki rumah, hal yang paling dirasakan sebelum dan sesudah penggunaan adalah penghematan pembayaran listrik yang cukup fantastis.

"Tagihannya (listrik) mungkin Rp 4 juta sampai Rp 5 juta, mungkin sekarang tidak nyampe Rp 1 juta," tuturnya.

Dia pun punya gagasan untuk mendorong penggunaan PLTS pada bangunan. Namun, dia harus mengeluarkan peraturan terlebih dahulu.

Sebab, penggunaan PLTS roof top selain dapat menghemat tagihan listrik, juga dapat meningkatkan kapasitas listrik terpasang.

"Kalau ditawarkan ke pelanggan PLN, mungkin bisa 5 sampai 10 tahun bisa tambah 10 ribu Mega Watt," dia menandaskan.

Baca juga:
Tak jual Solar B20, Pertamina Cs terancam denda Rp 6.000 per liter
Pemerintah target implementasi B20 dimulai 1 September
Menko Darmin panggil Jonan dan Rini Soemarno bahas penggunaan biodiesel
Menperin Airlangga: Butuh 3 tahun wujudkan campuran CPO dalam solar hingga 100 persen
Cari dana program penanganan perubahan iklim, Bappenas selenggarakan ICCTF day 2018
Jokowi panggil menteri-menteri bahas pencabutan DMO batu bara
Pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah Putri Cempo Solo terhambat regulasi

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.