Tingkatkan produksi gula, PTPN III konversi lahan karet dengan tebu
Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) Dasuki Amsir mengatakan pihaknya akan melakukan konversi lahan karet seluas 8.300 hektare. Yakni dengan menanami tebu di lahan tersebut untuk meningkatkan produksi gula.
Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) Dasuki Amsir mengatakan pihaknya akan melakukan konversi lahan karet seluas 8.300 hektare, untuk meningkatkan produksi gula.
Nantinya, lahan tersebut akan ditanami dengan tebu karena tanaman karet yang ada di lahan tersebut sudah mencapai usia tebang, yakni memasuki usia 25 tahun.
"Yang tahun 2017 ini sedang berjalan di PTPN XII, 7.000 hektar dan di PTPN IX, 1.300 hektar," kata Dasuki di Jakarta, Selasa (14/11).
"Ada beberapa hektar kita ganti tebu untuk perkuat pasokan (tebu) kita," jelasnya.
Dia berharap, konversi lahan itu bisa membantu ketersediaan pasokan tebu bagi pabrik gula yang dimiliki perseroan. Sehingga pasokan tidak sepenuhnya bergantung pada tebu dari perkebunan rakyat.
Sebab, 90 persen bahan baku dari pabrik tebu milik PTPN III di Pulau Jawa masih bergantung pada tebu dari perkebunan rakyat.
"Kita ingin semua kebun kita membaik dan meningkatkan produktivitas. Kita akan terus berupaya memanfaatkan lahan yang kita miliki untuk meningkatkan produksi," tandasnya.
Baca juga:
Produksi CPO PTPN III capai 1,9 juta ton hingga Oktober 2017
Per Oktober 2017, laba bersih PTPN III sebesar Rp 921 miliar
PT Garam bangun dua pabrik di Gresik dan Sumenep dengan total biaya Rp 77 miliar
Menperin: Pengembangan pesawat N219 sejalan dengan program Nawacita
Napak Tilas Veteran Seroja pejuang integrasi Timor Timur tahun 1974
Cerita warga Tarakan sempat gunakan elpiji Malaysia Rp 400.000 per tabung
Harga gas bumi untuk rumah tangga paling murah di DKI, termahal di Sorong