Soal impor daging sapi Brasil, Kemendag sebut RI kekurangan 233.000 ton tiap tahun
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan, mengatakan impor daging sapi memang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan daging sapi yang minus 233.000 ton tiap tahun. Di mana, total kebutuhan daging sapi sebesar 660.000 ton per tahun.
Pemerintah tengah mengkaji rencana impor daging sapi dari Brazil. Impor daging sapi tersebut merupakan salah satu alternatif untuk menstabilkan harga daging sapi jelang puasa dan Lebaran 2018.
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan, mengatakan impor daging sapi memang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan daging sapi yang minus 233.000 ton tiap tahun. Di mana, total kebutuhan daging sapi sebesar 660.000 ton per tahun.
"Per tahun itu 660.000 ton. Rata-rata kalau per bulan 55.000 ton. Saya tidak hafal pasokan dalam negeri berapa. Seingat saya kita minus 233.000 ya kurang lebih," ungkapnya di Hotel Santika, Jakarta, Kamis (22/3).
Lebih jauh, dia menegaskan bahwa kepastian impor daging sapi dari negeri Samba tersebut masih menunggu kajian yang akan dilakukan oleh Kementerian Pertanian.
"Dari Brasil menunggu pasti Kementan dulu. Kita belum bisa sebelum itu dinyatakan oke (oleh Kementerian Pertanian)," tandasnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, mengatakan pemerintah berencana melakukan impor daging sapi dari Brasil.
Dia mengatakan, sebelum impor dilakukan, Kementerian Pertanian akan terlebih dahulu mengecek kondisi peternakan sapi di Brasil.
"Jadi tim-nya Kementerian Pertanian akan segera berangkat ke sana untuk mengecek zona mana yang bebas penyakit kuku dan mulut. Dan pemotongannya sudah memenuhi standard halal," ungkap Menko Darmin.
Baca juga:
Ini alasan pemerintah impor daging sapi dari Brasil
Jelang puasa dan lebaran, pemerintah bakal impor daging dari Brasil
Bos Dharma Jaya beberkan penyebab daging sapi lokal kalah bersaing dari impor
Ini sanksi bagi pengedar gula rafinasi dan daging beku kedaluwarsa
Gula rafinasi dan daging beku kedaluwarsa berasal dari Bogor dan Ciawi
Afrika Selatan ingin ekspor daging ke RI, ini jawaban Mendag Enggar
Peternak sesalkan kebijakan pemerintah Jokowi impor daging India