LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Proyek DDT buat perjalanan KA commuter line sering terlambat

Untuk memperlancar proses pembangunan DDT ini, pihaknya meminta PT KAI melakukan percepatan-percepatan pengerjaan proyek DDT, misalnya dengan menerapkan pengerjaan menjadi tiga shift.

2016-11-25 20:11:32
kementerian perhubungan
Advertisement

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta pengerjaan proyek Double Double Track (DDT) atau jalur ganda kereta api Manggarai-Cipinang dipercepat untuk mengoptimalkan perjalanan KA baik commuter line maupun KA jarak jauh.

"Satu bulan terakhir ini ada beberapa keterlambatan perjalanan KA dan saya lihat juga ada keterlambatan pengerjaan proyek. Saat ini ada sekitar 850.000 penumpang dalam satu hari menggunakan KA commuter. Bisa dibayangkan kalau ada KA yang terlambat beberapa menit, banyak sekali (penumpang) yang terlambat," ujar Budi di Manggarai, Jakarta, Jumat (25/11).

Untuk memperlancar proses pembangunan DDT ini, pihaknya meminta PT KAI melakukan percepatan-percepatan pengerjaan proyek DDT, misalnya dengan menerapkan pengerjaan menjadi tiga shift.

Advertisement

"Pekerjaan ini bisa dilakukan lebih simultan dengan tiga shift. Dan juga kami minta PT. KAI untuk bekerja lebih kooperatif supaya kontraktor bekerja lebih nyaman dan punya ruang," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta Pemprov DKI untuk membantu penertiban dan pembebasan lahan serta membereskan genangan air yang dapat menganggu perjalanan KA.

"Saya minta tolong kepada pak Gubernur DKI untuk membantu menyelesaikan penertiban dan juga menyelelesaikan banyak genangan (air)," tuturnya.

Advertisement

Budi menjelaskan, proyek pembangunan DDT Manggarai- Cikarang terdiri dari tiga bagian. Bagian pertama yaitu Manggarai-Jatinegara progres pembangunannya mencapai 30 persen. Bagian kedua, Jatinegara-Bekasi sebesar 10 persen dan bagian ketiga Bekasi-Cikarang sebesar 70 persen.

Menurutnya, kendala terbesar pembangunan DDT ada di stasiun Manggarai. Namun, dirinya tetap optimis pembangunan akan selesai seluruhnya pada tahun 2019.

"Komplikasinya ada di Manggarai. Kita masih punya waktu, tapi saya ingin memastikan ini tidak terlambat lagi. Makanya saya minta Dirut PT KAI menyampaikan kira-kira programnya apa saja untuk mempercepat ini. Kita harapkan awal 2019 selesai" tegasnya.

Pembangunan DDT Manggarai - Cikarang sepanjang 38 km ini dilakukan untuk memisahkan antara jalur utama untuk KA jarak jauh, dan jalur KA Commuter. Khusus untuk jalur KA antara Stasiun Jatinegara dan Stasiun Manggarai juga akan dibuat elevated, jalur atas untuk KA jarak jauh dan jalur di bawahnya untuk KA Commuter, sehingga KRL Commuter dari Bekasi-Jakarta dan sebaliknya tidak terganggu.

Nantinya jalur rel di stasiun Manggarai akan dibangun dua tingkat untuk memisahkan jalur KA, yaitu antara KA Jarak Jauh, KA Commuter Jabodetabek dan KA Komuter Bandara. Stasiun ini akan menjadi perhentian terakhir untuk perjalanan KA jarak jauh.

Dengan adanya pemisahan jalur tersebut, diharapkan dapat menghilangkan keterlambatan KA Commuter dan juga sekaligus menambah kapasitas penumpang yang kini 850.000 penumpang menjadi 1,2 juta penumpang perharinya.

Baca juga:
Plt Gubernur DKI janji percepat pembebasan lahan proyek DDT
Proyek jalur ganda Manggarai-Cikarang ditargetkan selesai di 2019
Kereta Jakarta-Surabaya dihadirkan untuk saingi layanan pesawat
Kemenhub sebut proyek jalur kereta ganda tak bisa selesai di 2018
Pemerintah buka peluang swasta bisa layani uji KIR kendaraan
Kemenhub optimalkan 3 lanud milik TNI AU jadi bandara komersial
Runway Bandara Internasional Jawa Barat akan tetap diperpanjang

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.