Perputaran Uang Festival Ekonomi Kaltim Tembus Rp17,93 Miliar, Dorong UMKM dan Ekonomi Daerah
Bank Indonesia sukses gelar Festival Ekonomi Kaltim 'Paradise of The East & Summer Fest 2025' dengan perputaran uang mencapai Rp17,93 miliar, mendukung UMKM dan ekonomi daerah.
Festival Ekonomi Kaltim "Paradise of The East & Summer Fest 2025" sukses digelar. Acara ini terselenggara di Kalimantan Timur berkat kerja sama Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi setempat.
Perhelatan yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 8 November ini mencatatkan perputaran uang fantastis. Totalnya mencapai Rp17,93 miliar.
Angka tersebut berasal dari penjualan produk UMKM serta pembiayaan usaha. Festival ini bertujuan memperkuat ekonomi daerah dan UMKM.
Detail Perputaran Uang dan Dukungan UMKM
Plh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim, Agus Taufik, menjelaskan bahwa perputaran uang sebesar Rp17,93 miliar ini berasal dari dua sumber utama. Sumber pertama adalah hasil penjualan produk, sementara sumber kedua adalah pembiayaan usaha.
Rincian penjualan produk mencakup wastra, kriya, kuliner, hingga produk olahan hasil bumi. Sektor ini berhasil menyumbang nilai sebesar Rp1,06 miliar.
Adapun untuk pembiayaan produktif, festival ini menyalurkan total Rp16,87 miliar. Dana tersebut diberikan kepada 256 UMKM yang berpartisipasi.
Pembiayaan ini terlaksana melalui program Business Matching dan Edukasi UMKM (BIMA ETAM). Program ini merupakan hasil kerja sama dengan tujuh lembaga keuangan, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim dan Kalimantan Utara, serta sejumlah perbankan.
Sinergi dan Dampak Positif Festival Ekonomi Kaltim
Rangkaian "Kaltim Paradise of The East dan Summer Fest 2025" menjadi momentum besar. Ini adalah upaya penguatan ekonomi daerah, pemberdayaan UMKM, promosi budaya, serta penguatan nilai Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah.
Agus Taufik memberikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang telah menyukseskan festival ini. Apresiasi tersebut disampaikan saat penutupan acara pada Sabtu malam, 8 November.
Tingkat kunjungan masyarakat dalam kegiatan tersebut tergolong tinggi. Festival ini mampu menarik sebanyak 27.105 pengunjung. Selain itu, jangkauan di platform media sosial mencapai lebih dari 1,56 juta tayangan.
Agus Taufik menyatakan, "Kaltim Paradise dan Summer Fest 2025 adalah bukti nyata sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan yang selama ini bekerja sama dalam menjalankan berbagai program pengembangan ekonomi yang berkelanjutan."
Inisiatif Strategis dan Edukasi Cinta Rupiah
Di balik antusiasme dan semangat kolaborasi, kegiatan ini telah menyelenggarakan berbagai program strategis. Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah. Selain itu, mendorong transformasi digital dan memperluas inklusi keuangan.
Festival ini juga berfokus pada pemberdayaan UMKM. Tujuannya adalah membawa UMKM menuju ekonomi hijau dan berdaya saing global.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi wadah penting untuk menanamkan nilai CBP Rupiah. Ini dilakukan melalui berbagai lomba edukatif, pameran interaktif, dan sosialisasi yang melibatkan berbagai generasi.
Program ini melibatkan pelaku usaha dan masyarakat luas. Tujuannya adalah menumbuhkan rasa bangga dan kepedulian terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.
Sumber: AntaraNews