Pemerintah berencana perluas peta jalan ekonomi syariah
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro berencana memperluas peta jalan (road map) untuk mengembangkan pusat ekonomi syariah dunia. Menurutnya, road map yang telah dibuat di Kementerian Bappenas hanya sebatas pada keuangan syariahnya.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro berencana memperluas peta jalan (road map) untuk mengembangkan pusat ekonomi syariah dunia. Menurutnya, road map yang telah dibuat di Kementerian Bappenas hanya sebatas pada keuangan syariahnya.
"Road map kami upayakan bisa keluar tahun depan atau akhir tahun ini," kata Bambang di Kantornya, Jakarta, Rabu (25/7).
Bambang mengatakan, road map ini nantinya bertujuan untuk mengurangi porsi konsumsi Indonesia dengan cara mengurangi derasnya impor terkait produk halal. "Namun, yang paling penting kita ingin punya kontribusi terhadap pengurangan defisit transaksi neraca berjalan dengan mengurangi impor produk halal," imbuhnya.
Bambang menyebut, perkembangan industri halal di Indonesia saat ini belum berkembang ke arah yang tepat. Hal ini juga diperkuat dengan posisi Indonesia yang sejauh ini hanya sebagai net consumer lantaran konsumsinya lebih tinggi dari produksi.
Sehingga, perluasan peta jalan akan berdampak pada industri keuangan syariah dalam negeri yang masih kecil. "Karena kami semakin percaya bahwa industri keuangan syariah hanya bisa berkembang kalau industri halalnya berkembang," kata Bambang.
Untuk itu, melalui road map jalan ini Bambang berharap akan mampu mengurangi posisi Indonesia sebagai net consumer. "Jadi lama-lama bisa net produser. Tapi butuh waktu. Jangka pendek gimana mengurangi derasnya impor terkait produk halal," pungkasnya.
Baca juga:
Menko Darmin: Indonesia berpotensi jadi pemain kunci ekonomi syariah global
Bos Bappenas beberkan alasan ekonomi syariah RI masih tertinggal dari Malaysia
6 Ide bisnis menguntungkan untuk muslimah yang sudah menikah
Ini cara Menteri Bambang promosikan ekonomi dan keuangan Islam
Mantan Wadirut BRI tak setuju penggabungan bank BUMN syariah