LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Paket kebijakan ekonomi VI sasar pinggiran Indonesia

"Dengan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)."

2015-11-05 21:07:31
Paket Kebijakan Ekonomi
Advertisement

Pemerintah resmi mengeluarkan paket kebijakan ekonomi keenam. Kali ini, kebijakan tersebut dimaksudkan untuk menggerakkan perekonomian di pinggiran Indonesia.

"Dengan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, saat jumpa pers di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/11).

Sejauh ini, pengembangan KEK di Tanah Air belum bisa menarik investasi. Sebab, itu tak didukung pemberian insentif dan kemudahan investasi.

Advertisement

Makanya, pemerintah menggulirkan sembilan stimulus. Diantaranya, insentif pajak untuk kegiatan utama berupa pengurangan pajak penghasilan sebesar 20 persen-100 persen.

Itu diberikan selama 10 tahun-25 tahun untuk investasi bernilai lebih dari Rp 1 triliun. Durasi lebih pendek, 5 tahun-15 tahun untuk investasi Rp 500 miliar-Rp1 trililun.

Ada juga insentif untuk kegiatan non-utama. Berupa pengurangan PPh netto sebesar 30 persen selama 6 tahun, penyusutan dipercepat. Kemudian, PPh deviden sebesar 10 persen dan pemberian kompensasi kerugian antara 5-10 tahun.

Advertisement

Insentif lainnya, pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) tak dikenakan untuk kegiatan impor, pemasukan dari tempat lain dalam daerah pabean (TLDDP). Kemudian, transaksi antarpelaku, dan transaksi dengan pelaku di KEK lain.

Saat ini, pemerintah sudah menetapkan pengembangan 8 KEK. Yakni, Tanjung Lesung (Banten), Sei Mangkei (Sumatera Utara), Palu (Sulawesi Tengah), Bitung (Sulawesi Utara).

Kemudian, Mandalika (NTB), Morotai (Maluku Utara), Tanjung Api-Api (Sumatera Selatan), Maloi Batuta Trans-Kalimatan (Kalimantan Timur).

"Dua di

Baca juga:
Paket kebijakan VI, Izin impor bahan baku obat gunakan sistem online
Paket kebijakan berjilid-jilid, ekonom nilai lumayan ketimbang diam
Darmin: Jokowi bakal sanksi pemda yang tak ikuti formula upah
Bekraf nilai potensi besar bisnis aplikasi games di Indonesia
Dua bulan akhir 2015, Ditjen Pajak kejar setoran pajak Rp 300 T

antaranya pengoperasiannya sudah dicanangkan oleh Presiden Jokowi beberapa bulan yang lalu," katanya. "Tetapi yang namanya fasilitas yang diberikan baru tuntas pembahasannya sekarang ini."

(mdk/yud)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.