LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

OJK: Dari 100 penduduk, baru 8 orang yang paham keuangan syariah

Jika dilihat dari provinsi, Aceh menduduki peringkat nomor satu untuk inklusi keuangan syariah mencapai 41,45 persen. Sedangkan tingkat literasi keuangan syariah di Aceh mencapai 21,09 persen

2017-01-24 20:33:10
Bank Syariah
Advertisement

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah melakukan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) kedua di 2016 lalu. Hasilnya, pemahaman terhadap produk atau literasi keuangan syariah hanya sebesar 8,11 persen. Sedangkan untuk penggunaan terhadap produk dan jasa keuangan atau inklusi syariah sebesar 11,06 persen.

"Itu literasi keuangan syariah 8,11 persen. Jika di bandingkan dengan populasi penduduk, dari 100 penduduk baru 8 yang paham dan terampil pada produk keuangan syariah. Inklusi 11,6 persen artinya dari 100 penduduk yang pakai layanan syariah hanya 11 orang," ucap Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Pertimbangan Konsumen Kusumaningtuti S. Soetiono di Jakarta, Selasa (24/1).

Jika dilihat dari provinsi, Aceh menduduki peringkat nomor satu untuk inklusi keuangan syariah mencapai 41,45 persen. Sedangkan tingkat literasi keuangan syariah di Aceh mencapai 21,09 persen

Advertisement

"Menarik kalau di dalami, Aceh paling top 41,45 persen. Dominasi DKI Jakarta kalau konvensional baik literasi maupun inklusi, kalau literasi (keuangan syariah) Aceh nomor 1, walaupun literasi hanya 21,09 persen. Ini bisa dibuat kajian lebih mendalam," jelasnya.

Menurut Titu sapaan akrabnya, ada yang jauh menarik yakni provinsi Jawa Timur di mana tingkat pemahamannya jauh lebih tinggi di bandingkan tingkat penggunaan jasa keuangan syariah. Ini sangat berbeda jauh dengan yang di Aceh.

"Yang paham jauh lebih banyak di Jatim 29,35 persen sedangkan yang menggunakan hanya 12,21 persen. Aceh yang paham lebih sedikit yang pakai hampir 2 kalinya. Cukup besar juga di Kalimantan Timur pemahaman hanya 3,64 persen tapi yang pakai 3 kalinya yang pakai mencapai 12,36 persen. Maluku utara penggunaan 24 persen meski yang paham baru separuhnya, bahkan papua ini 5 kali lipat inklusinya 5,82 persen dibandingkan dengan literasinya yang hanya 1,09 persen."

Advertisement

Baca juga:
Industri halal andalkan generasi milenial
Ekonomi syariah Indonesia mengejar ketertinggalan
2016, ada 47.969 rekening tabungan syariah baru senilai Rp 168,86 M
Indonesia penerbit Sukuk Dolar terbesar dunia
Zakat dan wakaf solusi pendalaman pasar keuangan syariah

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.