Menteri Susi bangga hancurkan industri ikan Thailand & Malaysia
Susi menuding industri Thailand, Malaysia dan Vietnam lebih dulu menghancurkan Indonesia dengan aksi pencurian ikan.
Susi Pudjiastuti kembali membangga-banggakan kinerjanya selama lebih kurang tiga bulan menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan. Kebijakan Susi memburu dan menenggelamkan kapal asing diklaim 'sukses' membuat hancur industri perikanan Thailand.
Dia menyebut, selama ini 70 persen ikan di industri Thailand merupakan ikan asal Indonesia. Tidak hanya Thailand, industri perikanan Malaysia dan Vietnam juga ikut merasakan dampak kebijakan menekan aksi pencurian ikan.
"Sekarang kita telah menghancurkan industri perikanan di luar negeri, tetangga kita itu," ucap Susi di KKP, Jakarta, Senin (5/1).
Susi menuding industri Thailand, Malaysia dan Vietnam lebih dulu menghancurkan Indonesia dengan aksi pencurian ikan. Banyaknya ikan yang diekspor secara diam-diam membuat industri cold storage dalam negeri gulung tikar.
"Kita tidak perlu sedih, negara mereka hancur kenapa kita sedih. Kita sudah hancur duluan. Industri cold storage kita sudah hancur duluan," katanya.
Pemilik Susi Air ini berambisi terus memburu kapal asing ilegal. Hasil tangkapan laut Indonesia harus disetor ke pelabuhan dan tidak boleh melakukan transhipment atau pemindahan muatan di tengah laut.
"Kita belum sukses tapi berhasil belum optimal. Penjagaan tidak sekarang saja dan masih berlanjut," tutupnya.
Baca juga:
Menteri Susi berang kapal asing ilegal keruk jutaan ton ikan
PPATK bantu Menteri Susi buru perusahaan nakal pencuri ikan
Keakraban Menteri Susi dengan anak SD, dubes sampai perwira TNI
Kadin minta penghapusan pajak impor perikanan
Bos restoran sushi di Tokyo ini beli tuna Bluefin Rp 468 juta
Susi pamer kinerja, lima pekan jadi menteri usir 4.000 kapal