LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Rini dan Mentan Amran duduk bareng tingkatkan kesejahteraan petani

Rapat ini digelar untuk menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Salah satunya dengan mengoptimalkan sektor hilir seperti bisnis pengolahan sehingga ada nilai tambah pada petani.

2017-09-13 16:28:40
Kementan
Advertisement

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno mengadakan rapat di kantornya yang dihadiri Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo. Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh sejumlah direksi perbankan Indonesia yang tergabung dalam Himbara.

Rapat ini digelar untuk menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Salah satunya dengan mengoptimalkan sektor hilir seperti bisnis pengolahan sehingga ada nilai tambah pada petani.

Amran mengatakan, pemerintah akan memperkuat kelembagaan petani yang dibantu oleh Badan Usaha Milik Desa, dan juga akan ditopang oleh bantuan dari perbankan. Dengan demikian, petani akan lebih mandiri dan biaya produksi bisa dihemat.

Advertisement

"Arahan Presiden, petani ini dikorporasikan. Jadi ini seperti kelompok petani besar, kelembagaannya diperkuat. Karena kalau itu diperkuat, bisa buat benih sendiri, bisa olah tanah sendiri, lalu biaya pengolahan bisa turun 40 persen. Biaya tanam bisa turun 40 persen, karena kita gunakan mekanisasi," kata Amran di Kementerian BUMN, Jakarta (13/9).

Dia menambahkan, nantinya akan ada bantuan berupa modal dan jasa kepada petani berupa pendampingan terkait pengelolaan produksi pasca panen. Sehingga nantinya petani bisa langsung menjual hasil panennya yang telah diproduksi langsung ke pasar.

Rencananya, sebanyak 25 kelompok tani besar yang akan dijadikan percobaan terkait program ini. Meski begitu, pihaknya belum mengetahui kapan program ini akan dilaksanakan.

Advertisement

"Jadi ini meningkatkan pendapatan petani. Karena dari hulu ke hilir, sekarang kan cuma di gabah di produksi dapat untungnya. Dengan ini bisa sampai di ujung. Lalu kedua, ini bisa potong rantai pasok. Konsumen beli murah, tapi berasnya bagus. Karena dari petani tadi langsung ke pasar," imbuhnya.

Baca juga:
Sita apartemen, penyidik KPK periksa 3 saksi di Solo
KPK sita apartemen di Solo terkait korupsi pengadaan pupuk
Deflasi Agustus bukti pemerintah Jokowi berhasil jaga stabilitas harga pangan
Mentan Amran sebut pedagang butuh waktu terapkan harga beras sesuai HET
Mentan Amran siapkan Rp 100 M kembangkan sapi berotot tahun depan

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.