Menkeu Sri Mulyani: Bea Cukai harus jadi poros ekonomi nasional
"Bea dan Cukai harus tampil sebagai poros yang memberikan solusi untuk menjawab tantangan negara ini," kata Sri.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan saat ini Indonesia masih dihadapkan pada tantangan ekonomi global yang masih sulit. Belum stabilnya harga komoditas juga masih menjadi tantangan dalan jangka menengah.
Meski begitu, dia tetap berharap kementeriannya tetap menjadi poros guna mendongkrak perekonomian nasional, di tengah melemahnya ekonomi global.
"Bea dan Cukai harus tampil sebagai poros yang memberikan solusi untuk menjawab tantangan negara ini," ujarnya di Kantor Pusat Ditjen Bea Cukai, Jakarta, Kamis (13/10).
Menurutnya, lesunya ekonomi global bisa menjadi peluang bagi Direktorat Jenderal Bea Cukai untuk berkontribusi positif kepada negara.
"Tantangan besar yang dihadapi menjadi suatu ladang untuk membuktikan dedikasi dan hasil reformasi serta komitmen seluruh jajaran bea dan cukai dalam membangun Republik Indonesia yang kita cintai," sambungnya.
Sehingga, Hari Peringatan Bea Cukai ini diharapkan bisa menjadi momentum yang baik agar seluruh pegawai bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Tanah Air.
"Hari Peringatan Bea dan Cukai harus dijadikan sarana untuk melakukan refleksi dan menghimpun kembali seluruh kekuatan, tekad, niat dan keinginan kita di dalam memupuk jiwa pengabdian dan pelayanan Republik Indonesia," pungkasnya.
Baca juga:
OTT di Kemenhub, Sri Mulyani minta pegawai Bea Cukai jaga institusi
Menkeu ke Bea Cukai: Jangan meniru mereka yang tidak disiplin
Sri Mulyani puji kinerja Bea Cukai berantas penyelundupan ilegal
Produsen: Kenaikan harga rokok per 1 Januari 2017 terlalu tinggi
Aturan disahkan Sri Mulyani, harga rokok resmi naik 1 Januari 2017
Keakraban Sri Mulyani bersama pimpinan Bank Dunia dan IMF
Sri Mulyani beri bonus pegawai Bea Cukai 4 kali gaji , ini syaratnya