LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Mantan menteri era Megawati sebut 50 persen rakyat Indonesia miskin

Ketimpangan antara kaya miskin selalu terjadi dalam sistem ekonomi liberal.

2015-03-18 13:41:17
Kemiskinan
Advertisement

Bank Dunia memberikan gambaran, orang yang hidup dengan pengeluaran di bawah USD 2 per hari atau setara Rp 26.000 (kurs Rp 13.000 per USD), masuk dalam kategori miskin. Jika mengacu pada patokan Bank Dunia, ekonom Kwik Kian Gie menyebut hampir separuh rakyat Indonesia masuk kategori miskin.

"Kalau kriteria ini yang dipakai, 50 persen dari rakyat Indonesia (masuk kategori) miskin," kata Kwik Kian Gie dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (18/3).

Bekas Menteri Koordinator Perekonomian, Keuangan, dan Industri era Presiden Megawati ini menuturkan, sejak zaman kolonial, perekonomian Indonesia ditopang ekonomi pedesaan yang mandiri. Sementara saat ini, ekonomi nasional bertumpu pada ekonomi perkotaan.

Advertisement

Sayangnya, tidak adanya 'hubungan harmonis' antara ekonomi perkotaan dan pedesaan. Kwik menjelaskan, melesatnya ekonomi perkotaan ditandai dengan penduduk yang makin sejahtera dan maju, tidak memberi efek penarik ke ekonomi pedesaan. Akibatnya, ketimpangan antara kaya dan miskin makin jelas terlihat. Sejauh ini tidak ada kemajuan dalam perbaikan ketimpangan kaya dan miskin.

"Ketimpangan antara kaya miskin selalu terjadi dalam sistem ekonomi liberal yang sifatnya adalah persaingan bebas, cut throat competition dengan akibat survival of the fittest (yang kuat yang bertahan)," katanya.

Baca juga:
Kemiskinan di Indonesia sudah lampaui batas kemanusiaan
Kisah Mbah Jirah, nenek 90 tahun hidup di gubuk reyot dengan Semut
Suku Anak Dalam tewas kelaparan, pemerintah cuma kasih sembako
Kisah nenek 90 tahun hidup sebatang kara di lereng Merapi
Ketimbang orangutan, nasib Orang Rimba lebih tragis
Menko Tedjo nilai WNI gabung ISIS karena ingin hidup lebih baik

Advertisement
(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.