Isu akuisisi bikin pemegang saham PGN merugi
Sejak rumor atau wacana akuisisi menggelinding pada Oktober lalu, pemegang saham PGN mengalami kerugian Rp 25 triliun.
Untuk mengurangi dampak negatif terkait wacana akuisisi PT Pertamina Gas (Pertagas) terhadap PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), beberapa kalangan meminta agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono langsung turun tangan untuk menuntaskan permasalahan ini.
Analis Samuel Sekuritas Adrianus Bias Prasetyo yang menuturkan, banyak pihak terutama para pemegang saham publik yang tidak suka dengan polemik dan skenario akuisisi seperti ini. Sebab, kondisi ini membuat para pemegang saham di PGN merugi.
Sejak rumor atau wacana akuisisi menggelinding pada Oktober lalu, pemegang saham PGN mengalami kerugian Rp 25 triliun. "Jadi saya pikir tentunya kepastian akan polemik ini masih ditunggu oleh pasar," ujar Adrianus di Jakarta, Minggu (26/1).
Opsi agar orang nomor satu di Indonesia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turun tangan untuk menyelesaikan dan memberikan kepastian dari skenario ini merupakan pilihan yang terbaik.
"Kalau kemarin kan DPR melalui Pak Marzuki Alie sudah mengeluarkan statement, namun (polemik) tetap berlanjut. Jadi saya pikir yang bisa menyelesaikan masalah ini adalah presiden sebagai atasan langsung dari Menteri BUMN Dahlan Iskan," katanya.
(mdk/noe)