Dahlan boyong 4 BUMN ekspansi ke Papua Nugini
Empat BUMN tersebut adalah PLN, Pertamina, Telkom, Garuda Indonesia.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan bakal memboyong 4 perusahaan pelat merah ke Papua Nugini. Menurut Dahlan, langkah yang akan direalisasikan akhir tahun ini adalah bagian dari rencana ekspansi perusahaan BUMN ke luar negeri.
Dahlan mengatakan, Papua Nugini tengah menggenjot pertumbuhan ekonomi yang saat ini mencapai 9 persen. Ekonomi Papua Nugini berhasil mengalahkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Empat BUMN tersebut adalah PLN, Pertamina, Telkom, Garuda Indonesia.
"Di sini tidak bicara ekonomi tapi solidaritas bertetangga. Sehingga pembicaraan tidak hanya ekonomi, tapi bagaimana memperkuat hubungan bertetangga antar dua negara. Yang pastinya 4 BUMN," ucap Dahlan ketika ditemui seusai acara pertemuan di Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (18/6).
Menurut Dahlan, saat ini PLN sedang mengembangkan pembangkit listrik PLTA Purima 2X10 MW dan PLTU 2X10 Mw. "Itu 20 KM dari perbatasan. Ini bukan ekspor secara keseluruhan tapi tolong menolong karena tetangga yang baik. Kita membantu listrik untuk Papua New Guinea 2 MW per hour," jelas Dahlan.
Sedangkan untuk Telkom, Dahlan mengatakan masih dalam tahap penjajakan dan belum disebutkan jenis proyek yang akan digarap. Sedangkan untuk bisnis sektor penerbangan, Garuda Indonesia akan membuka rute penerbangan ke Papua Nugini.
"Belum konkret (Telkom). Kita kirim delegasi ke sana. Ini belum detail. Ini kan baru pertemuan dengan PM. Di sana kan penduduknya lebih banyak dari Timor Leste. Di sana kan penduduknya 7 juta dan ekonominya tumbuh 9 persen," jelasnya
Sedangkan untuk Pertamina, Dahlan mengatakan akan menjalin kerja sama dengan mengirim tim dari Petrochemical dan bekerja sama di bidang minyak dan gas.
"Akhir tahun ini kita kirim," tutup Dahlan.
(mdk/noe)