LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Chatib siap bersih-bersih pegawai pajak nakal

"Saya mesti dengar penjelasan dari dirjen pajak dan akan mengetahui langkah apa yang akan saya ambil," kata Chatib.

2013-05-21 16:34:56
Menteri Keuangan
Advertisement

Menteri Keuangan Chatib Basri menyatakan akan memanggil Direktur Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Fuad Rahmany terkait penyelewengan pegawai pajak yang masih 'nakal'. Rapat pimpinan itu adalah program awal membersihkan kementeriannya dari pegawai yang terindikasi terlibat pidana.

"Saya akan lakukan sore ini akan ada rapim dengan dirjen pajak, apa yang terjadi dan langkah-langkah apa yang akan dilakukan," ujar Chatib yang ditemui usai acara Sertijab Menteri Keuangan di Kantor Kementerian Keuangan, Lapangan banteng, Jakarta, Selasa (21/5).

Chatib menjelaskan, kejadian pegawai pajak yang 'nakal' adalah kejadian yang terus berulang-ulang. Maka dari itu pihaknya akan mendengarkan penjelasan langsung dari Dirjen Pajak.

Advertisement

"Kejadian ini selalu berulang, nanti kita lihat penanganannya bagaimana. Saya mesti dengar penjelasan dari dirjen pajak dan akan mengetahui langkah apa yang akan saya ambil," tegasnya.

Seperti yang diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menangkap tangan dua orang penyidik dan pemeriksa pajak Dirjen Pajak pada Kantor Wilayah Jakarta Timur. Hal ini tentu menunjukkan bahwa masih banyak pegawai pajak yang nakal.

Di sisi lain, Fuad Rahmany membenarkan masih banyak pegawai pajak yang nakal. Hanya, dibandingkan jumlah pegawai pajak, persentase pegawai yang nakal tersebut masih kecil.

Advertisement

"Sudah saya bilang banyak, tapi kalau dalam persentase tidak besar. Sebagian besar pegawai pajak masih baik-baik saja, tapi yang bandel ini masih cukup banyak karena jumlah pegawai pajak 32 ribu orang. Satu persen dari situ sudah berapa," kata dia,

Sekadar informasi, KPK menetapkan status tersangka kepada dua pegawai pajak dari Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Timur, Mohammad Dian Irwan Nuqishira dan Eko Darmayanto. Mereka disangka terbukti menerima suap uang dolar Singapura dari Effendy dan Teddy untuk mengurus pajak perusahaan The Master Steel.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.