Chatib Basri: Investor Asing Lebih Optimis Pada Ekonomi Indonesia
Chatib mencontohkan, saat menjadi Menteri Keuangan, pihaknya pernah menerbitkan surat utang negara dengan jangka waktu 30 tahun. Namun surat utang tersebut tetap laku terjual.
Mantan Menteri Keuangan, Chatib Basri menekankan bahwa investor lokal seharusnya lebih optimis terhadap perekonomian Indonesia. Sebab, selama ini investor asing justru yang lebih optimis melihat ekonomi Indonesia ketimbang investor lokal.
"Bicara dengan investor yang melihat Indonesia, optimismenya tinggi sekali," ujar dia di Jakarta, Selasa (22/1).
Chatib mencontohkan, saat menjadi Menteri Keuangan, pihaknya pernah menerbitkan surat utang negara dengan jangka waktu 30 tahun. Namun surat utang tersebut tetap laku terjual.
"Contoh, waktu jadi Menteri Keuangan, kita jual obligasi pemerintah jangka waktu 30 tahun. Kalau investor tidak optimis dengan negara kita, tidak akan beli obligasi itu. Kalau kita jualan surat utang oversubcribed. Itu surat utang bukan jangka wktu 1-2 tahun tapi 30 tahun," kata dia.
Selain itu, lanjut Chatib, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada rata-rata di angka 5 persen juga seharusnya bisa menimbulkan optimisme. Sebab, banyak negara lain yang ekonominya tidak mampu tumbuh setinggi itu.
"Persepsi mengenai Indonesia lebih optimis kalau dilihat dari persepsi orang luar, ketimbang kita sendiri. Tumbuh 5 persen itu lebih bagus ketimbang negara lain yang 2,5 persen," tandas dia.
Reporter: Septian Deny
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Ini Syarat Agar Batam Bisa Saingi Singapura
Ini Cara Dorong Pesantren dan Santri Agar Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
Defisit Neraca Perdagangan 2018 Terburuk, Menko Darmin Sebut Imbas Ekonomi Tumbuh
Bank Indonesia Optimistis Pertumbuhan Kredit 2019 Lewati Pencapaian 12 Persen 2018
5 Strategi OJK Genjot Perekonomian RI Tahun ini
2019, Wapres JK Sebut Ekonomi RI Bakal Lebih Baik dan Aman dari Krisis