LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BRIN Ungkap Alasan Utama Kegagalan Startup di Indonesia: No Marketing dan Dukungan Minim

BRIN mengidentifikasi dua faktor utama penyebab kegagalan startup di Indonesia, yaitu no marketing dan kurangnya dukungan riset.

Rabu, 22 Okt 2025 13:59:00
brin

Acara PLN Startup Day 2025 yang bertajuk Powering Partnership: Uniting Forces for Sustainable Energy, yang berlangsung di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu (21/5/2025). (dok PLN)

(@ 2025 merdeka.com)
Advertisement

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan dua faktor utama yang menjadi penyebab seringnya perusahaan rintisan (startup) mengalami kegagalan di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Yurike Patrecia Marpaung, dalam acara Jakarta Innovation Days (JID) 2025 pada Selasa (21/10) malam di Jakarta Pusat.

Menurut BRIN, kegagalan startup sebagian besar disebabkan oleh produk atau layanan yang tidak sejalan dengan kebutuhan masyarakat serta kurangnya dukungan terhadap hasil riset yang dikembangkan.

Yurike Patrecia Marpaung menjelaskan bahwa banyak startup gagal karena produk atau layanan yang mereka kembangkan tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh pasar. Hal ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara inovasi yang dihasilkan dengan permintaan riil dari masyarakat.

Selain itu, kurangnya dukungan terhadap hasil riset yang dikembangkan oleh startup juga menjadi penyebab signifikan. Dukungan ini mencakup pendanaan yang memadai dan regulasi yang mendukung inovasi. Tanpa keduanya, potensi startup sulit berkembang optimal.

Advertisement

Penyebab Kegagalan Startup Menurut BRIN

BRIN mengidentifikasi dua penyebab utama yang berkontribusi pada kegagalan startup di Indonesia:

  1. Produk atau Layanan Tidak Sejalan dengan Kebutuhan Masyarakat (No Marketing)
  2. "Banyak sekali startup gagal, alasan utamanya no marketing. Jadi, sebenarnya apa yang dihasilkan startup tidak inline (sejalan) dengan apa yang dibutuhkan masyarakat," ungkap Yurike. Kesenjangan antara inovasi yang dihasilkan dan permintaan pasar ini menjadi tantangan besar bagi banyak startup.
  3. Kurangnya Dukungan terhadap Hasil Riset (Pendanaan dan Regulasi)
  4. Yurike juga menyoroti bahwa hasil riset yang dikembangkan oleh startup seringkali tidak mendapatkan dukungan yang memadai.

"Sering sekali startup itu jatuh, karena hasil riset yang mereka kembangkan tidak mendapat dukungan, apakah pendanaan atau regulasi," jelasnya. Hal ini berdampak negatif pada ekosistem riset dan inovasi secara keseluruhan.

Advertisement

Peran BRIDA dan Inisiatif JRIE

Untuk mengatasi permasalahan ini, BRIN berharap Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) dapat berperan aktif. BRIDA diharapkan mampu mencari simpul jejaring riset di wilayahnya untuk mengakumulasi kebutuhan riset, baik internal maupun eksternal. Selain itu, BRIDA juga diharapkan dapat menyaring dan memfasilitasi riset agar memenuhi kualifikasi, serta mengintegrasikan hasil riset ke dalam kebijakan.

Dalam kesempatan yang sama, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta juga menyampaikan inisiatif untuk menyiapkan wadah bagi akademisi, startup, dan pemegang kebijakan untuk berbagi ide. Inisiatif ini dikenal dengan nama Jakarta Research and Innovation Ecosystem (JRIE), yang bertujuan untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi di Jakarta.

Advertisement

Pemahaman yang komprehensif terhadap target audiens menjadi kunci utama kesuksesan sebuah startup. Oleh karena itu, penting bagi startup untuk melakukan riset pasar yang mendalam sebelum meluncurkan inovasi.

Berita Terbaru
  • PLN Sebut Listrik di Sumut Pulih Total Pascablackout Massal
  • Pemkot Jayapura Panen Padi Cetak Sawah Perdana di Koya Timur, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
  • DP3 Sleman Optimistis Pasokan Hewan Kurban Terpenuhi Jelang Idul Adha 2026
  • Idul Adha 2026: Gubernur Khofifah Sebut Mampu Dongkrak Ekonomi Peternak Jatim
  • Disdukcapil Murung Raya Gelar Sidang Pernikahan Keliling, Permudah Legalisasi Perkawinan Warga
  • berita update
  • brin
  • inovasi
  • startup
  • teknologi
Artikel ini ditulis oleh
Editor Henni Rachma Sari
H
Reporter Henni Rachma Sari, NAIS
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.