LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bank Indonesia: Pertumbuhan Global Maret Masih Melambat Tapi Ketidakpastian Berkurang

Bank Indonesia (BI) melihat pertumbuhan ekonomi global di Maret 2019 masih melambat. Namun, ketidakpastian pasar keuangan berkurang. Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dunia yang melambat, harga komoditas global, termasuk harga minyak dunia juga menurun.

2019-03-21 15:59:14
Bank Indonesia
Advertisement

Bank Indonesia (BI) melihat pertumbuhan ekonomi global di Maret 2019 masih melambat. Namun, ketidakpastian pasar keuangan berkurang.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengungkapkan kondisi ekonomi Amerika Serikat (AS) tumbuh melambat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Diantaranya adalah berkurangnya stimulus fiskal di negara Paman Sam tersebut.

"Menurunnya produktivitas tenaga kerja, dan melemahnya keyakinan pelaku usaha," kata Perry di Kantornya, Jakarta, Kamis (21/3).

Advertisement

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Eropa diprakirakan makin melambat dipengaruhi oleh menurunnya ekspor akibat permintaan dari China yang terbatas serta beberapa faktor lainnya. "Melemahnya keyakinan usaha, dan berlanjutnya ketidakpastian penyelesaian masalah Brexit," ujarnya.

Selanjutnya, ekonomi China juga tumbuh melambat dipengaruhi tertundanya stimulus fiskal dan belum meredanya ketegangan hubungan dagang atau trade war dengan AS.

Perry menjelaskan, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dunia yang melambat, harga komoditas global, termasuk harga minyak dunia juga menurun. Respon normalisasi kebijakan moneter di negara maju cenderung tidak seketat perkiraan semula sehingga ketidakpastian pasar keuangan global berkurang.

Advertisement

"Perkembangan ekonomi dan keuangan global tersebut di satu sisi memberikan tantangan dalam mendorong ekspor, namun di sisi lain lebih positif bagi aliran masuk modal asing ke negara berkembang, termasuk Indonesia," tutup bos Bank Indonesia itu.

Baca juga:
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan Maret di 6 Persen
Tepis Hoaks Palu Arit di Uang Rupiah, Misbakhun Ajak BI Masuk Kampus
Jumlah Utang Terus Naik, Mampukah Indonesia Membayar?
Pemerintah & BI Sepakati Langkah Strategis Dorong Penerimaan Devisa Pariwisata 2019
6 Jurus Pemerintah dan Bank Indonesia Dongkrak Devisa Pariwisata
Pemerintah Jokowi Incar Devisa USD 17,6 Miliar dari Pariwisata Indonesia
Akhir Januari 2019, Utang Luar Negeri Indonesia Naik USD 5,5 miliar

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.