LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

2018, Bukit Asam siapkan dana belanja Rp 6,55 T untuk investasi dan pengembangan

PT Bukit Asam (PTBA) merencanakan produksi batubara sebesar 25,54 juta ton untuk 2018. Target ini naik 5 persen dari realisasi tahun sebelumnya sebesar 24,25 juta ton. Perseroan menargetkan untuk meningkatkan volume penjualan sebesar 2,25 juta ton atau 10 persen menjadi sebesar 25,88 juta ton.

2018-07-23 13:02:36
produksi batubara
Advertisement

PT Bukit Asam (PTBA) merencanakan produksi batubara sebesar 25,54 juta ton untuk 2018. Target ini naik 5 persen dari realisasi tahun sebelumnya sebesar 24,25 juta ton.

Untuk mendukung aksi korporasi di tahun 2018, perseroan menganggarkan investasi sebesar Rp 6,55 triliun yang terdiri dari Rp 1,43 triliun untuk investasi rutin dan sisanya Rp 5,12 triliun untuk investasi pengembangan.

Direktur Utama PT Bukit Asam, Arviyan Arifin, mengharapkan peningkatan produksi tersebut bakal didukung oleh peningkatan kapasitas angkutan oleh PT Kereta Api Indonesia (PT KAI). "Karena kita keterbatasan logistik. Kita lagi kaji. Kita lihat KAI, bisa tidak dia tingkatkan kapasitasnya. Kalau bisa, kita tambah. Kita kan kendala selama ini di logistik kereta api saja," ungkapnya saat ditemui, di Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Senin (23/7).

Advertisement

Sejauh ini, kata dia, PT Kereta Api Indonesia telah menyatakan komitmennya akan mengangkut batubara PTBA dari lokasi tambang Tanjung Enim sebesar 23,10 juta ton. Rencana angkutan tersebut meningkat 8 persen jika dibandingkan realisasi tahun 2017, yaitu sebesar 21,36 juta ton.

"Dengan porsi sebesar 19,40 juta ton menuju Pelabuhan Tarahan di Bandar Lampung dan 3,70 juta ton menuju Dermaga Kertapati, di Palembang," kata dia.

Arifin pun menyampaikan untuk tahun 2018, perseroan menargetkan untuk meningkatkan volume penjualan menjadi sebesar 25,88 juta ton dengan komposisi 53 persen atau 13,74 juta ton untuk pasar domestik dan 47 persen atau 12,15 juta ton untuk pasar ekspor.

Advertisement

Secara total, target penjualan tahun 2018 meningkat sebesar 2,25 juta ton atau 10 persen dibandingkan realisasi tahun 2017 sebesar 23,63 juta ton. "Peningkatan target ditopang oleh rencana penjualan ekspor untuk batubara medium to high calorie ke premium market. Selain itu, demand batubara juga menunjukkan growth yang positif khususnya di wilayah ASEAN, di mana pada wilayah ini akan beroperasinya sejumlah PLTU baru," imbuhnya.

Baca juga:
Tumbuh 49 persen, laba bersih Bukit Asam semester I Rp 2,58 triliun
PT Bukit Asam gandeng 3 perusahaan terapkan teknologi gasifikasi batubara
Timah siap berbagi kantor cabang luar negeri dengan Antam dan Inalum
Antam lepas PLTU Pomalaa Rp 3 triliun kepada Bukit Asam
Jalan panjang pembentukan Holding BUMN Tambang

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.