1.200 pilot dan 3.500 awak kabin Garuda tetap bekerja di Hari Raya
"Kalau bagian operasional engga ada libur dan semua kerja normal sesuai jadwal mereka."
Berkumpul dengan keluarga tercinta di Hari Raya Idul Fitri adalah saat yang paling membahagiakan. Namun tidak semua orang bisa merasakan hal yang sama. Salah satunya adalah para pilot dan awak kabin Garuda Indonesia. Mereka harus tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin mudik.
VP Corporate Communications Garuda Indonesia, M. Ikhsan Rosan mengatakan bagian operasional Garuda Indonesia masih harus tetap bekerja saat Lebaran. Mereka tetap bekerja sesuai jadwal masing-masing.
"Kalau bagian operasional engga ada libur dan semua kerja normal sesuai jadwal mereka. Tapi kalau kantor iya libur," kata Ikhsan ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, Jumat (17/7).
Menurut Ikhsan, setidaknya ada 1.200 pilot yang masih bertugas di Hari Raya. Kemudian ada 3.500 awak kabin yang tidak bisa berlebaran bersama keluarga di kampung halaman.
"Ini belum termasuk yang lainnya yang mengurus di darat. Ini baru pilot dan awak kabin," sambung Ikhsan yang tidak menyebut total pegawai Garuda Indonesia yang tidak libur.
Namun demikian, Ikhsan memastikan karyawan Garuda Indonesia yang masuk pada Hari Raya akan diberikan kompensasi setimpal. Namun sayang dia tidak tahu berapa kompensasi yang diterima pegawai tersebut.
"Pasti ada kompensasi, itu bentuk penghargaan dari perusahaan. Cuma saya tidak berapa besaran karena ada ribuan yang tidak libur," tutupnya.
Baca juga:
Raung kembali erupsi, Grup Lion Air batalkan 91 penerbangan
Agustus, Garuda Indonesia operasikan hanggar terbesar di dunia
Langit Indonesia baru 'merdeka' dari cengkeraman Singapura pada 2024
Jonan: 13 Maskapai belum penuhi standar modal, siap-siap kena sanksi
Garuda Indonesia pulangkan 2.500 penumpang tertahan di Bandara Bali