Wali Murid yang Tuntut Guru Madrasah Rp25 Juta Akhirnya Minta Maaf, Mengaku Trauma dengan Hujatan Publik
Wali murid yang tuntut guru madin akhirnya minta maaf.
Beberapa waktu terakhir, viral di media sosial yang menunjukkan guru madrasah diniah di Kabupaten Demak, Jawa Tengah yang harus membayar denda Rp25 juta karena menampar muridnya.
Momen itu viral di media sosial dan mendapatkan berbagai reaksi dari warganet. Kini, orang tua siswa yang meminta guru madin di Demak untuk bayar denda akhirnya membatalkan permintaannya.
Ia juga meminta maaf kepada guru madin tersebut dan telah menyelesaikan masalah tersebut secara damai. Ia mengaku trauma dengan hujatan dari publik yang ia terima secara pribadi. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut.
Wali Murid Penuntut Guru Madin Minta Maaf
Momen itu diunggah dalam sebuah video di akun Instagram @fakta.indo, Senin (21/7/2025). Dalam video tersebut, tampak Siti Mualimah, wali murid yang menuntut guru madin bayar denda Rp25 juta, meminta maaf kepada guru madin, Ahmad Zuhdi secara langsung.
Permohonan maaf itu diwakili oleh salah satu keluarga Siti Mualimah yang juga ikut hadir dalam pertemuan tersebut. Ia mengatakan jika masalah yang terjadi belakangan ini agar bisa dijadikan sebagai pelajaran penting.
“Saya wakil omnya, atas nama keluarga besar Mualimah mohon maaf kepada Pak Zuhdi kalau ada langkah salah atau perkataan salah. Ya semuanya untuk istilahnya kebaikan, dan pembelajaran kedepannya. Saya sebagai wakil dari keluarga, saya minta maaf,” ucap perwakilan keluarga Mualimah.
Muaimah merasa trauma dengan hujatan publik perihal kasusnya. Maulimah sendiri diketahui merupakan seorang mantan caleg DPRD Demak yang gagal dalam Pileg 2024 karena memperoleh 36 suara di Dapil 3.
Komentar Netizen
Melihat permintaan maaf wali murid yang mengaku salah karena memberikan denda kepada guru madin, netizen yang menyaksikan video tersebut ikut menuliskan reaksinya di kolom komentar video.
“Kalau gak viral, apa mau minta maaf begini? Apalagi si paling merasa punya power tuh. Tau bener lawannya orang kecil dan gak berada,” tulis akun @rifel***
“Makasih bu, berkat ibu bapak punya motor baru berangkat umroh, ibu dapet apa? Dapet hikmahnya aja ya,” tulis akun @alito***
“Satu lagi yang harus kena sanksi sosial yaitu oknum ormas yang kata nya memprovokasi agar orang tua murid menuntut ganti rugi, ayo netizen kita cari,” tulis akun @feri***
“Sangsi sosial yang gak akan pernah hilang, menyala tetangga,” tulis akun @zaxki***