Simak 5 Cara Membaca Pikiran Orang Lain Lewat Bahasa Tubuh!
Berbicara dengan orang lain sering kali membuat kita secara sadar atau tidak pasti akan melihat ekspresi wajah atau gerakan tubuhnya.
Berbicara dengan orang lain sering kali membuat kita secara sadar atau tidak pasti akan melihat ekspresi wajah atau gerakan tubuhnya. Biasanya setiap ucapan seseorang dipengaruhi dari isi pikiran mereka.
Hal tersebut lumrah terjadi karena komunikasi manusia tidak hanya melalui mulut namun juga bahasa tubuh. Bahasa tubuh memberikan banyak sekali informasi tentang apa yang ada di pikiran seseorang.
Bahasa tubuh bisa dilihat dari gerakan tangan, mata, atau posisi tubuh mampu meningkatkan kemampuan komunikasi Anda. Secara khusus, bahasa tubuh merupakan komunikasi non verbal yang berhubungan dengan ekspresi wajah dan gerakan tubuh yang dapat mengekspresikan apa yang sebenarnya ada dipikiran seseorang.
Lalu bagaimana cara membaca pikiran orang lain lewat bahasa tubuh? Dirangkum dari laman hellosehat.com dan berbagai sumber lain, Jumat (26/5) berikut adalah informasi selengkapnya.
1. Mengamati Gerakan Mata
©pexels-Destiawan Nur Agustra
Cara membaca pikiran orang lain lewat bahasa tubuh yang pertama adalah dengan mengamati gerakan mata. Mata mampu memperlihatkan apa yang sedang dirasakan atau dipikirkan seseorang.
Dikutip dari laman hellosehat.com, terdapat beberapa ciri bahasa tubuh seseorang yang tergambar dari kontak mata, yaitu:
- Orang yang menjaga kontak mata saat bercakap dengan Anda berarti ia tertarik pada topik yang dibicarakan.
- Namun, bila kontak mata yang dilakukan cukup lama dan tajam, bisa jadi ia sedang memberikan ancaman.
- Sering mengalihkan pandangan menunjukkan bahwa orang tersebut merasa terganggu, tidak nyaman, atau mencoba untuk menyembunyikan sesuatu.
- Orang yang berkedip lebih cepat berarti sedang merasa tertekan, tidak nyaman, atau sedang berbohong.
- Bagian yang lebih gelap di tengah mata (pupil) membesar menandakan orang tersebut tertarik atau terangsang pada objek yang dilihatnya.
-Mata terbelalak menunjukan orang tersebut terkejut atau takut.
- Mata agak memicing menunjukkan orang tersebut sedang menyelidiki sesuatu.
2. Memperhatikan Gerakan Bibir
©Shutterstock
Gerakan bibir bisa menggambarkan isi pikiran seseorang. Seseorang bisa digambarkan sedang senyum, senang, bahagia, atau emosi melalui gerakan bibirnya.
Terdapat beberapa contoh dari bahasa tubuh dari gerakan bibir beserta dengan artinya, yaitu:
- Menggigit bibir menunjukkan perasaan khawatir, cemas, takut, tidak aman, dan tertekan.
- Mengatupkan bibir pertanda ketidaksetujuan, ketidakpercayaan, atau ketidaksukaan.
- Ujung bibir turun ke bawah menunjukkan ketidaksetujuan atau kesedihan.
- Ujung bibir yang turun juga bisa menandakan sikap meremehkan, menghina, atau merendahkan orang lain.
3. Mengamati Posisi Tangan & Kaki
©Shutterstock
Bahasa tubuh yang paling mudah diamati adalah dari gestur tangan dan kaki. Posisi lengan dan kaki bisa digunakan sebagai cara seseorang mengamati isi pikiran lawan bicaranya.
Sebagai contoh seseorang yang menyilangkan tangan bermaksud untuk mempertahankan diri atau melindungi diri. Melipat tangan di dada menunjukkan sikap berkuasa, bosan, atau marah.
Selain itu ada pula gerakan dari kaki seperti menyilangkan kaki ditunjukkan ketika seseorang membutuhkan privasi.
Menggerakan jari tangan atau kaki secara cepat juga memperlihatkan perasaan gelisah, bosan, tidak sabar, atau tertekan.
4. Memperhatikan Ekspresi Wajah
© genius.com
Cara membaca pikiran orang lain lewat bahasa tubuh yang keempat adalah dengan memperhatikan ekspresi wajah seseorang. Setiap kata-kata yang keluar dari seseorang mungkin bisa benar atau bohong, namun ekspresi tidak dapat ditutupi.
Sebuah penelitian yang diterbitkan di oleh jurnal Frontiers in Human Neuroscience menunjukkan bahwa ekspresi wajah mampu memperlihatkan kredibilitas, keramahan, dan kecerdasan seseorang.
Ekspresi ada berbagai macam jenisnya seperti bahagia, sedih, marah, heran, bingung, takut, kecewa, menghina, kaget, dan lain-lain.
5. Melihat Gerak-Gerik Tubuh
©Shutterstock/swinner
Bahasa tubuh kelima yang menggambarkan isi pikiran seseorang yaitu lewat gerak geriknya. Seperti melambaikan tangan, mengepalkan tangan, menunjuk, atau membuat tanda V dengan jari.
Namun, membaca bahasa tubuh dengan gestur tak selalu sama setiap negara. Seperti contohya mengacungkan jempol. Di sebuah negara gestur ini berarti mengapresiasi seseorang, tapi juga memiliki arti lain yaitu terserah bila di negara Iran.
Gestur mengacungkan jempol juga menjadi simbol untuk menghentikan kendaraan yang lewat untuk menumpang.
Selain itu menggelengkan kepala juga di beberapa negara berarti tidak setuju atau tidak mau. Namun di India berbicara sembari menggelengkan kepala berarti untuk menekankan perkataannya.