LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. SEHAT

Masyarakat Diminta Tidak Enggan untuk Mengonsultasikan Masalah Mental yang Dialami

Yusa Azis, psikoterapis dari Sanggar Jiwa Bertumbuh mengatakan bahwa beberapa kasus bunuh diri kerap terjadi ketika seseorang mengalami masalah pada jiwanya. Contohnya pada remaja yang putus cinta memutuskan untuk bunuh diri.

2019-05-13 16:10:00
Stres dan Depresi
Advertisement

Banyak orang menyepelekan masalah kesehatan mental dan mengakui bahwa mereka tengah mengalami hal tersebut. Banyak orang malu atau menganggap tidak penting untuk mengonsultasikan masalah mereka terhadap profesional kesehatan mental seperti psikolog, psikiater, atau psikoterapis.

Yusa Azis, psikoterapis dari Sanggar Jiwa Bertumbuh mengatakan bahwa beberapa kasus bunuh diri kerap terjadi ketika seseorang mengalami masalah pada jiwanya. Contohnya pada remaja yang putus cinta memutuskan untuk bunuh diri.

"Terkadang mereka malu kalau curhat dengan orangtuanya. Bukannya ditampung, biasanya malah diomelin, dinasehati," kata Yusa ketika ditemui Health Liputan6.com beberapa waktu lalu di Jakarta.

Advertisement

Karena itu, dibutuhkan banyak fasilitator agar masyarakat bisa mendapatkan tempat yang tepat untuk mengatasi masalah kesehatan jiwa. Di sini, pemerintah juga punya peran untuk penyediaan layanan dan edukasi masyarakat.

Yusa mengatakan Indonesia bisa belajar dari bagaimana Amerika Serikat mengatasi masalah kesehatan jiwa dengan nomor telepon atau layanan konseling yang dipasang di tempat-tempat publik. Warga setempat bisa mengaksesnya dan berbicara dengan petugas, meski hanya sekadar curhat.

"24 jam, tujuh hari seminggu, gratis. Dia bisa telepon, setidaknya kalau ingin bunuh diri bisa ditunda. Kalau depresi paling tidak ada teman bicara meski tidak ada solusi saat itu juga, karena proses psikoterapi itu panjang dan harus digali terus," Yusa menambahkan. Dengan fasilitas semacam ini, orang punya saluran atau wadah untuk mengatasi masalahnya untuk sementara.

Advertisement

Yusa mengatakan, kesehatan jiwa adalah sesuatu yang abstrak. Sehingga, tidak bisa dilihat dari tampilan luar saja.

"Ingin ganti kelamin, kecanduan porno, alkohol, dari luar kelihatan biasa saja. Padahal kalau kita selami lebih dalam, ternyata kompleks," tandasnya.

Reporter: Giovani Dio Prasasti
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
5 Makanan dan Minuman yang Harus Kamu Hindari Ketika Merasa Depresi
Sejumlah Bahaya yang Mengancam di Balik Senyuman yang Muncul Ketika Depresi
Punya Anak Rewel Bisa Buat Bayi Rentan Alami Depresi
5 Hal yang Harus Diketahui untuk Menghindari Depresi Pasca Kelahiran pada Ayah
4 Cara Menghindari Munculnya Trauma Berkepanjangan pada Diri Seseorang

(mdk/RWP)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.