Bagi anak autis suara manusia sangat mengganggu
Peneliti mengungkap alasan mengapa anak autis sulit melakukan komunikasi verbal. Ini dia salah satu alasannya.
Sebuah penelitian yang dilakukan dengan memindai otak menunjukkan alasan anak autis tak menyukai komunikasi verbal. Penemuan ini menunjukkan bahwa bagi anak autis suara manusia bisa jadi sangat mengganggu dan tidak menyenangkan.
Pemindaian pada otak menunjukkan bahwa anak autis tak menunjukkan rasa senang yang sama dengan anak-anak seusia mereka yang tidak memiliki autis ketika mendengarkan suara manusia. Jaringan pada orang menunjukkan kaitan yang lemah antara suara manusia dengan bagian otak yang berkaitan dengan 'kesenangan'.
"Ketika berbicara, kita tak hanya membawa informasi, melainkan juga emosi dan isyarat-isyarat sosial," ungkap ketua peneliti Daniel Brams dari Stanford University, seperti dilansir oleh US News (17/06).
Hasil ini ditemukan peneliti setelah melakukan pemindaian otak pada 20 anak yang memiliki autisme dengan 19 anak lain yang tidak memiliki autisme. Mereka menemukan bahwa meski memiliki IQ, kemampuan membaca dan menulis yang normal, kebanyakan anak autis masih kesulitan membaca isyarat sosial atau emosional dalam percakapan langsung.
Sementara ini penelitian menunjukkan bahwa hal ini berkaitan dengan fungsi otak yang berkaitan dengan penerimaan suara dengan fungsi otak yang berkaitan dengan kesenangan. Pada anak autis, hubungan antara dua wilayah otak tersebut sangat lemah, lebih lemah dari anak biasa. untuk itu, anak autis sering merasa terganggu dengan suara orang di sekitarnya dan mengalami kesulitan saat diajak berkomunikasi verbal.
Meski begitu, ilmuwan akan melakukan penelitian lebih lanjut untuk melihat apakah ada alasan lain yang mempengaruhi anak autisme sehingga mengalami kesulitan dalam berkomunikasi secara verbal. Peneliti juga belum yakin apakah hasil penelitian ini bisa digunakan untuk mengembangkan terapi pada anak-anak autis.