Timses Prabowo: Lawan sudah panik sehingga brutal takuti rakyat
"Prabowo itu tipe ksatria. Dia ditanduk tidak remuk, ditendang malah menang. Kemenangan semakin dekat."
Tim Sukses Prabowo - Hatta, Letjen (purn) Suryo Prabowo menilai Kubu Jokowi - JK mulai panik jelang pilpres 9 Juli nanti. Hal itu diungkapkan menanggapi serangan Kubu Jokowi - JK melalui pernyataan Tim Penasihat Jokowi - JK, Wiranto soal pemberhentian dan pelanggaran HAM Prabowo Subianto.
Menurut Suryo, kubu lawan sudah brutal dengan menakut-nakuti rakyat. Dia memandang, serangan itu tidak perlu ditanggapi dengan serius.
"Lawan sudah panik sehingga bertindak brutal menakuti rakyat, menghalalkan segala cara untuk menang. Tim pemenangan Prabowo - Hatta tidak perlu merespon. Tetap tenang, dengan santun dekati rakyat, rebut hati mereka karena ini peperangan merebut hati rakyat. Ajak mereka memilih Capres nomor 1, Prabowo Subianto," kata Suryo dihadapan tim pemenangan Prabowo - Hatta di Cilacap dan di hadapan Laskar Satria Bangkit, Sukaraja, Purbalingga, Jawa Tengah, disampaikan melalui keterangan tertulis, Jumat (20/6).
Dia menjelaskan, rakyat tidak perlu takut dengan isu yang disebarkan oleh kubu Jokowi - JK. Integritas dan kemampuan Prabowo, kata dia, sudah tidak perlu diragukan lagi.
"Prabowo bukan orang biasa seperti kita-kita ini. Prabowo dilahirkan dengan kemampuan yang luar biasa. Dia orang yang teruji dalam setiap tugas dan penderitaan seberat apa pun. Bayangkan saja, dia mampu bangkit dan menjadi lebih gagah meski berulang kali difitnah dan dibunuh karakternya oleh lawan politiknya," tegas dia.
Suryo yakin ditangan Prabowo, Indonesia bisa bangkit menjadi macan Asia. Dia menambahkan, Prabowo sudah terbiasa dipojokkan sehingga tak perlu khawatir dengan isu miring yang disebarkan Jokowi - JK.
"Oleh sebab itu hanya Prabowo yang bisa membawa Indonesia Bangkit menjadi Macan Asia. Dia sudah terbiasa dipojokkan menjadi terpuruk tetapi mampu bangkit. Karena itu dia sangat mengerti jalan keluar menjadikan Indonesia bangkit," tutur dia.
Menurut Suryo saat ini Prabowo kembali diserang oleh seniornya. Namun seperti biasanya, Prabowo bisa bertahan dan justru lebih kuat lagi.
"Prabowo itu tipe ksatria. Dia ditanduk tidak remuk, ditendang malah menang. Semakin digencet dan difitnah, kemenangan semakin dekat," paparnya sangat yakin.
Suryo juga meminta tim pemenangan Prabowo - Hatta di Jawa Tengah untuk menyampaikan pada rakyat bahwa Prabowo memang bukan wong cilik, tetapi pemimpin yang mengerti wong cilik. Namun dia menjamin, sebagai mantan tentara, Prabowo paham betul dan sudah dekat dengan rakyat dari dulu.
"Prabowo memang bukan wong cilik tapi dia tidak licik. Prabowo lahir dari keluarga berada tetapi memilih menjadi tentara karena cintanya pada Indonesia. Sebagai mantan tentara rakyat, Prabowo dekat dengan kehidupan rakyat. Tapi dia tidak licik dengan berpura-pura menderita seperti rakyat. Penderitaan rakyat harus ditumpas bukan dijadikan tontonan. Ini waktunya Indonesia bangkit, maka ajak hadirin untuk pasangan nomer 1 Prabowo - Hatta," tutupnya.
Baca juga:
Rachmawati sebut pernyataan Mahfud soal Soekarno bisa blunder
Prabowo ingin Indonesia naik kelas, Jokowi ingin bangsa pemenang
Dialog Kadin, Fadli Zon puji Prabowo tak pakai contekan
Prabowo sebut isu rujuk dengan Titiek seperti infotainment
Dialog Kadin bukan untuk mengetes capres hingga kagok