Politikus Golkar: Sebelum reshuffle Satya calon kuat menteri ESDM
Saat perombakan kabinet 27 Juli lalu nama Satya sudah disiapkan Golkar menggantikan Sudirman Said.
Politikus Golkar Satya Widya Yudha disebut-sebut akan menggantikan posisi Arcandra Tahar yang dicopot sebagai menteri ESDM karena kasus kewarganegaraan ganda. Saat ini Satya merupakan pimpinan di Komisi VII DPR bidang energi.
Anggota Komisi XI DPR dari Golkar, Mukhamad Misbakhun mengungkapkan saat perombakan kabinet 27 Juli lalu nama Satya memang santer dikabarkan menggantikan Sudirman Said. Dia menilai koleganya memang memiliki kemampuan di bidang tersebut.
"Sejak sebelum reshuffle beliau salah satu calon kuat menteri ESDM," kata Misbakhun kepada merdeka.com, Selasa (16/8).
Saat ini kader Golkar duduk di pemerintahan hanya Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Jika jatah itu ditambah, Misbakhun menegaskan partainya akan makin solid dukung Jokowi.
"Kalau Pak Satya jadi ESDM Alhamdulillah. Kami di Golkar akan makin solid mendukung Pak Jokowi," tuturnya.
Sebelumnya, politikus senior Golkar, Fadel Muhammad sepakat jika nama Satya menggantikan Arcandra. Namun demikian, Fadel menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Bagus, Satya termasuk yang digadang-gadang silakan saja enggak apa-apa. Banyak di komisi VII (punya potensi gantikan Arcandra). Dari Demokrat ada, partai-partai lain ada. Cuma apakah presiden mau ambil dari partai kan belum tentu. Serahkan ke presiden saja," kata Fadel di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (16/8).
Baca juga:
Effendi Simbolon duga Arcandra disisipkan predator lingkungan Istana
Bos BKPM: Pencopotan Arcandra tak ganggu investasi sektor energi
'20 Hari kerja,Arcandra lakukan penghematan yang gagal kita lakukan'
Luhut Panjaitan angkat bicara soal pemberhentian Arcandra Tahar
Menko Luhut: Harus kita akui, Arcandra punya banyak kelebihan
Jokowi harus cermat pilih menteri yang memenuhi syarat secara UU
Arcandra dicopot, Politisi Golkar ini digadang jadi Menteri ESDM