PKS: Petani dan Nelayan Masih Marginal dari Kebijakan Negara yang Berkeadilan
Salim mengungkapkan, Indonesia merupakan negara maritim wajar memiliki potensi bahari luar biasa, apalagi di Lampung. Bahari selain memproduksi hasil laut juga memiliki potensi pariwisata yang dahsyat jika dapat dikelola dengan baik.
Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Aljufri menyapa tokoh nelayan Lampung di Desa Sidodadi Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, Selasa (15/6). Dia menyempatkan diri berdialog dengan para nelayan.
Dalam dialog tersebut, Kepala Desa Sidodadi menjelaskan potensi nelayan dan pariwisata bahari yang luar biasa seperti ikan, garam, rumput laut hingga budidaya dan pariwisata mangrove. Sementara kebutuhannya adalah soal sarana prasarana dan dukungan pemerintah.
Salim mengungkapkan, Indonesia merupakan negara maritim wajar memiliki potensi bahari luar biasa, apalagi di Lampung. Bahari selain memproduksi hasil laut juga memiliki potensi pariwisata yang dahsyat jika dapat dikelola dengan baik.
"Tetapi kita miris kesejahteraan nelayan masih jauh dari harapan. Oleh karena itu PKS akan terus memperjuangkan keberpihakan negara kepada para nelayan. Bukan hanya retorika tapi melalui regulasi dan undang-undang," katanya dalam keterangannya.
Untuk mewujudkan kesejahteraan nelayan, dia menjelaskan, dibutuhkan pemimpin yang punya visi yang kuat, gagasan dan terobosan dalam mewujudkannya. Selain itu, juga harus memiliki kemampuan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.
"PKS terus mendorong para pemimpin baik di tingkat nasional maupun daerah untuk terus melakukan terobosan kebijakan yang pro petani dan nelayan. Lampung khususnya Kabupaten Pesawaran di bawah (Bupati Pesawaran) Pak Dendi Romadhona, Alhamdulillah termasuk yang punya semangat untuk kesejahteraan nelayan," ujarnya.
PKS, lanjut Salim, juga aktif membangun kolaborasi dalam mewujudkan kesejahteraan petani dan nelayan. Ini sangat mendesak karena petani nelayan adalah kelompok yang selama ini menjadi tulang punggung negara, yang seharusnya menikmati kesejahteraan.
"Namun realitasnya petani dan nelayan masih marginal dari kebijakan negara yang berkeadilan. Dibutuhkan kolaborasi dan komitmen bersama untuk sejahterakan mereka," pungkasnya.
PKS secara khusus juga memberikan bantuan kepada para nelayan, antara lain berupa jaring tangkap, bahan membuat bubu, bantuan modal hingga bingkisan untuk nelayan. Dr. Salim menegaskan komitmen PKS untuk menyejahterakan para nelayan di Indonesia.
Hadir mendampingi Bupati Pesawaran Dendi Romadhona, Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini, Anggota DPR PKS Dapil Lampung Almuzamil Yusuf dan Junaidi Auly, Anggota DPD RI Abdul Hakim, beserta jajaran PKS Lampung.
Baca juga:
PKS Minta Menteri dan Wamen Baru Bisa Buktikan Mampu Kerja Bukan Sekadar Koalisi
PKS: Menteri Berkinerja Buruk Adalah Kegagalan Presiden
Alasan Tidak Cocok, Kelompok PKB Merah Tolak Koalisi PKB dengan PKS
PKS Harap Mendag Zulkifli Dapat Turunkan Harga Minyak Goreng
PKS Akui Belum Ada yang Pasti Koalisi di Pilpres 2024
Ketua Majelis Syura PKS Dapat Gelar Adat Yang Mulia Datuan Satria Negara
Gerindra Masih Terbuka untuk Koalisi dengan PKS dan PKB