Megawati minta Jokowi ubah kontrak SDA dengan asing untungkan RI
"Kerja sama dengan asing harus dijalankan dengan prinsip saling menguntungkan," kata dia.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta pemerintah untuk meluruskan kontrak karya dengan beberapa perusahaan asing. Hal itu agar Indonesia sebagai negara berdaulat tidak terus menerus disedot sumber daya alamnya.
"Kerja sama dengan asing harus dijalankan dengan prinsip saling menguntungkan. Percaya pada kekuatan rakyat adalah esensi dan jalan," kata Megawati dalam pidato pembukaan Kongres PDIP di ballroom Hotel Inna Grand Bali Beach, Bali, Kamis (9/4).
Menurutnya, kontrak dengan pembagian keuntungan yang benar adalah hak Indonesia. Selain itu, Megawati juga menegaskan tidak boleh ada lagi penjualan BUMN ke pihak asing tetapi pemerintah sebaiknya memperkuatnya.
"Kontrak merah putih harus ditegakkan. BUMN harus diperkuat dan harus menjadi kebijakan utama, berdiri di atas kaki sendiri," terang dia.
Lebih jauh, dia menyatakan agar pemerintah tidak terlena dengan kekayaan alam Indonesia yang melimpah. Bangsa Indonesia wajib untuk merawat dan menjaganya dari tangan-tangan tidak bertanggungjawab.
"Kita tidak boleh dininabobokkan oleh kekayaan alam. Lalu bermalas-malas dan menggerogoti mental," pungkas dia.
Baca juga:
Berlinang air mata, Megawati buka Kongres IV PDIP di Bali
Mega sebut ada kaum oportunis, menunggu & menyalip di tikungan akhir
Megawati: PDIP menolak radikalisme dan terorisme
Megawati minta Jokowi-JK penuhi janji kampanye
Awali pidato, Megawati bingung mau sebut Zulkifli Hasan sebagai apa
Zulkifli Hasan hadir di Kongres PDIP, sinyal PAN merapat ke KIH?
Jokowi hadir di Kongres PDIP berjas merah tanpa logo banteng